- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Kunjungi Mamuju, Minister Konselor Kedutaan Australia Terkesan dengan GKB
MAMUJU KAREBA1- Minister Konselor (Kepala Bagian Politik dan Diplomasi Publik) kedutaan Australia di Jakarta, DR. Bradley Armstrong PSM mengaku terkesan dengan Program Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) di Kabupaten Mamuju. Hal tersebut ia sampaikan saat berkunjung ke Kabupaten Mamuju, Senin 27 maret 2017 di ruang kerja Bupati Mamuju. Dimana, dalam kunjungan perwakilan kedutaan Australia tersebut, Bupati Mamuju Drs. H. Habsi Wahid, MM memaparkan kondisi sosial di Mamuju beserta beberapa kebijakan Pemerintah Kabupaten Mamuju termasuk program GKB.
Bradley Armstrong mengatakan, program Gerakan Kembali Bersekolah memberi pengaruh besar terhadap masa depan anak. Bukan tanpa alasan, Bradley yang kini bergelar Doktor mengaku mengalaminya sendiri, dimana ia pernah putus sekolah pada jenjang SMP, kemudian berapa tahun berikutnya mengikuti program kembali bersekolah untuk lanjut jenjang SMA.
“Gerakan kembali bersekolah ini memang sangat penting, saya pernah mengalaminya sendiri. Sewaktu lulus SMP saya putus sekolah dan saya bekerja sebagai kuli membantu tukang kayu, satu tahun disana saya pengangguran. Setelah itu saya masuk di perbankan, tetapi saya banyak hambatan karena belum selesai sekolah, jadi saya ikut gerakan kembali bersekolah dengan mengikuti sekolah malam SMA disana, dan hasilnya saya bisa masuk di universitas, sampai sekarang saya bergelar doktor. Jadi saya fikir program gerakan kembali bersekolah ini sangat penting.” Urai Bradley.
Pada kunjungannya ke Kab. Mamuju, Minister Konselor Kedutaan Australia ini mengunjungi dua sekolah yaitu SMP 1 Simboro, Kec. Simboro dan SMP 6 Kalukku’, Kec. Kalukku’, dimana pihak kedutaan Australia membantu pembangunan kedua sekolah tersebut.
“Kita ada program pembangunan dalam kemitraan dengan Indonesia, Indonesia ada keperluan dan kita juga sebagai negara maju bisa bantu, di seluruh Indonesia kita membangun 1400 sekolah, di Mamuju sendiri ada 10 sekolah, saya mengunjungi dua diantaranya yaitu di Simboro dan Kalukku. Disana saya berbicara dengan Kepala Desa dan juga dengan guru-guru mereka memberi tahu saya bahwa pembangunan sekolah itu bisa menurunkan resiko anak tidak pergi kesekolah.” Sebutnya.
Atas kunjungan pihak kedutaan Australia tersebut, Bupati Mamuju Habsi Wahid menilai ini sebuah langkah awal dalam menjalin hubungan kerjasama. Pada kesempatannya, Ia menjelaskan sejauh mana pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju baik dibidang Pendidikan, Kesehatan, Pertanian dan Ekonomi kreatif. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan langkah awal untuk mengetahui kondisi terkini di Kabupaten Mamuju.
“ini baru langkah awal untuk mengetahui sesungguhnya apa yang kita lakukan di kabupaten mamuju, yang nantinya akan ditindaklanjuti, akan datang juga konsulat jendral dan akan kita bicarakan kira-kira apa yang dapat dikerjasamakan.” Kata Habsi Wahid.
Ia berharap, kedepannya kerjasama yang terjalin tidak hanya dibidang pendidikan seperti pembangunan sekolah, akan tetapi juga menyentuh bidang kesehatan pertanian dan aspek lainnya yang berpotensi di Kabupaten Mamuju. (Hms- Dian Hardianti Lestari)
0 comments