- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
PLT RSUD Optimis Mampu Dorong RS Regional Jadi Rujukan Utara
Mamuju, Kareba1 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), terus lakukan pembenahan mulai peningkatan SDM hingga peningkatan pembangunan infrastruktur, hal itu didorong agar mampu naik kelas jadi tipe B sehingga mampu jadi RS rujukan regional di Utara.
Keinginan itu disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Regional Dr. Asran Masdy kepada media, bahwa usia RSUD regional masih sangat terbilang mudah dengan umur sekira 3tahunan lebih namun pemerintah terus memprioritaskan kemajuan infrastruktur fasilitas yang masih kurang, pembangunan ruangan operasi,penambahan ruangan perawatan serta ruangan poli.
“Saat ini masih sementara dalam pembangunan penunjang kemajuan kesehatan, terutama pembangunan gedung UGD dan ruangan keperawatan,” imbuh Asran.
Asran yang baru satu hari menjabat Plt direktur RSUD Sulbar itu. Mengaku, sangat optimis rumah sakit yang dipimpinnya bisa naik kelas. Apalagi kata dia, saat ini sudah didukung oleh tenaga dokter spesialis berjumlah 24 orang, serta kekompakan para petugas medis yang ada.
“Meskipun saya hanya sebagai pejabat Plt di RS ini. Namun kami tetap bersama berkomitmen untuk bisa merubah sampai RS naik kelas menjadi Tipe B. Apalagi kami sudah didukung oleh 24 dokter spesialis yang berpengalaman,”terangnya.#wh




0 comments