- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Mendagri Bersama istri Berkunjung ke Sulbar
MAMUJU KAREBA1- Pj. Gubernur Sulbar Carlo B Tewu didampingi Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin melakukan penjemputan Menteri dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Bandara Tampa Padang, Mamuju,Minggu 8 Januari 2017
Penjemputan tersebut dalam rangka Kunker Mendagri di Provinsi ke 33 di Indonesia ini. Mendagri pada kesempatan ini hadir bersama istri, Erni Guntari Tjahjo Kumolo dan rombongan lainnya.
Tjahjo Kumolo pada kesempatan tersebut menyampaikan, kunjungan kerjanya kali ini ialah menghadiri pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulbar yang telah berakhir masa jabatannya sejak tanggal 14 Desember 2106 silam. Dan akan digantikan oleh Liana Carlo B Tewu yang merupakan istri dari Pj. Gubernur Sulbar, Irjen Pol Carlo B Tewu yang akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 9 Januari 2017.
Pada kunjungan kali ini, Tjahjo Kumolo juga melakukan pertemuan dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulbar, para Bupati se Sulbar dan ASN di Sulbar.
Ini bertujuan untuk membangun hubungan kerja sama tata kelola Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang semakin efektif, efesian untuk memperkuat otonomi daerah , serta menyampaikan beberapa konsep
dalam menghadapi permasalahan mutasi jabatan, agar tetap berhati -berhati serta tidak main-main dalam perencanaan anggaran, yang kesemuanya harus terencana dengan baik.
Tjahjo Kumolo kepada wartawan menyampaikan, permasalahan mutasi jabatan yang terus berganti dari pemimpin kepemimpin semua harus belajar dari pengalaman yang sudah ada dimasa lalu. Pada penjemputan tersebut, Pj.Gubernur Carlo jug turut hadir mendampigi dari unsur Forkopimda, Bupati Mamuju Habsi Wahid, Bupati
Matra, Agus Ambo Djiwa dan lainnya
0 comments