- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
SDK Sambangi Tiga kecamatan Di Mamasa
MAMASA KAREBA1.COM-Jalan terus. Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) melanjutkan tour sosialisasinya di Kabupaten Mamasa. Sejak kemarin, bakal calon Gubernur itu menyempatkan diri hadir di acara silaturrahmi dengan masyarakat di tiga kecamatan.
Selasa (26/04) kemarin, SDK menghadiri agenda silaturrahmi yang digelar masyarakat di Kecamatan Sumarorong, Mamasa. Di tempat itu, ratusan masyarakat yang datang dari berbagai wilayah desa di kecamatan Sumarorong turut hadir pada silaturrahmi yang dimaksud. Turut mendampingi SDK kala itu, Anggota DPRD Sulawesi Barat dari Fraksi Demokrat, Yahuda Salempang, serta beberapa legislator Demokrat Mamasa sendiri.
Hadir pula Ketua DPC Demokrat Mamasa yang juga Bupati Mamasa, Ramlan Badawi. Pada pertemuan tersebut, SDK banyak menyinggung soal upaya serius dalam memaksimalkan potensi Mamasa khususnya terkait posisi daerah tersebut sebagai pusat destinasi wisata di Sulawesi Barat. “Yang pertama dan utama memang adalah bagaimana infrastrktur vitalnya diperbaiki. Jalan, jembatan serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Itu harus dibenahi. Selama ini yang bikin Mamasa ini tidak maksimal dalam mengelola potensi wisatanya karena alasan-alasan itu tadi,” sebut SDK di hadapan ratusan masyarakat Sumarorong yang sempat hadir.
Agenda sosialisasi berbalut silaturrahmi dan tatap muka dengan masyarakat yang dilakoni Bupati Mamuju dua periode itu berlanjut Rabu (27/04). Kali ini, SDK menyambangi Desa Salumokanan, Kecamatan Rantebulahan, Mamasa. Ratusan masyarakat setempat pun turut menghadiri silaturrahmi tersebut. Pada kesempatan itu, SDK juga banyak menyingung soal peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. “Selain infrastrktur, kesehatan dan sektor pendidikan memang menjadi prioritas utama saya jika nanti dipercaya masyarakat untuk memimpin pemerintah di Sulawesi Barat ini,” sebut SDK.
Dua hal di atas, menurut SDK adalah bagian penting dari upaya menciptakan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Barat. Ia pun berkomitmen untuk menyusun kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, jika pada Pemilukada Februari 2017 nanti dirinya diberi kepercayaan oleh masyarakat untuk memimpin jalannya pemerintahan di Provinsi ke-33 ini. “Kita harus mampu memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat, utamanya untuk sektor kesehatan dan pendidikan.
Bagaimana intervensi kebijakan itu benar-benar nyata mendukung dua program tersebut,” sambungnya. “Jika masyarakat mempercayakan saya untuk memimpin Sulbar nantinya, maka tidak boleh ada masyarakat Sulbar yang sakit dan tidak memperoleh pelayanan terbaik di rumah sakit hanya karena alasan biaya.
Begitu pula dengan pendidikan. Tidak boleh ada anak usia sekolah di Sulbar ini berhenti bersekolah hanya karena kendala biaya. Setiap ada anak Sulbar yang punya keinginan melanjutkan pendidikan tingginya di perguruan tinggi negeri, maka pemerintah akan beri beasiswa. Itu komitmen saya,” tegas SDK. Agenda silaturrahmi masyarakat dengan SDK juga digelar di wilayah kecamatan lain. Di hari yang sama, SDK juga berkesempatan menyambangi ratusan masyarakat yang ada di Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa. (*) Sumber: Rilis Mc SDK



0 comments