- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Digeledah, Ratusan Penghuni Rutan Kelas II Mamuju Kaget
MAMUJU KAREBA1.COM– Ratusan penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Rutan kelas II B Mamuju kaget ketika aparat gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, BNN, Kemenkumham dan Bea Cukai melakukan menggeledahan di ruang tahanan baru-baru ini. Penggeledahan tersebut dilakukan mengingat masih tingginya peredaran Narkoba di Sulawesi Barat,
Penggeledahan Rutan yang merupakan bagian dari Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar) 2016 dilakukan aparat dalam rangka menindak lanjuti penetapan kondisi darurat Narkoba di Indonesia, yang diinstruksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Operasi Bersinar yang merupakan pertama kalinya dilakukan di Indonesia ini berlangsung sejak tanggal 15 Maret 2016 sampai 14 April 2016. Sidak dipimpin Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Sulawesi Barat Supratman bersama Kepala Kanwil Hukum dan HAM Andi Dahri, Kasat Narkoba Polres Mamuju Abdul Kadir Tuhulele, Kadiv Pas, Farid Junaedi, Pasi Intel Kodim 1418 Mamuju, Kapten Inf Arifuddin.
Kepala BNNP Sulbar, Supratman mengatakan dalam operasi ini ditemukan peralatan-peralatan berbahaya, seperti, pisau, amunisi aktif, pirex serta obat-obatan yang digunakan warga binaan. “Ini komitmen bersama dari Kemenkumham Polres dan TNI, kita harus wujudkan Rutan Kelas II B ini bersih dari narkoba,” kata dia.
Penulis: Ikal



0 comments