- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Kebakaran Hutan di Polman Sudah Hanguskan Ratusan Hektar Areal Hutan Lindung

ilustrasi
POLMAN KAREBA1.COM -Kondisi terakhir kebakaran hutan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dilaporkan sudah menghanguskan ratusan hektare hutan lindung wilayah Buttu Tallu, yang terletak di Kelurahan Anreapi, Kecamatan Anreapi Kabupaten Polman.
Informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian menyebutkan, api mulai terlihat pada hari Jumat (16/10/2015) sore.
Mengatisipasi meluasnya kobaran api, gabungan petugas Kehutanan, Kodim 1402 Polmas, Polres Polman, Satpol–PP bersama warga berusaha memadamkan api.
Namun sijago merah terus saja mengamuk, sampai pada hari Minggu (18/10/2015) api mulai mendekati perkampungan.
Pantauan di lokasi kebakaran, mobil pemadam tidak bisa menjangkau kobaran api yang mengarah ke pemukiman karena terhalang pepohonan.
Warga terpaksa menebang sejumlah pohon, berharap agar mobil pemadam bisa mendekat, namun api tidak bisa dipadamkan, sehingga damkar hanya bisa bersiaga di sekitar perkampungan.
Hingga berita ini ditulis, kobaran api masih terlihat di sejumlah titik di wilayah itu.
Penulis: Adi
Redaktur: Muh Gufran Padjalai
0 comments