- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Cegah Covid-19 Masuk Indonesia, Dinkes Sulbar Ajak Masyarakat Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Foto. Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sulbar drg Asran Masdy Ajak Masyarakat Tetap Terapkan Protokol Kesehatan
MAMUJU Kareba1.com — Terjadinya tren kenaikan kasus COVID-19 di beberapa negara Asia sepatutnya diwaspadai. Meskipun Indonesia masih batas aman namun perlu memperkuat surveilans guna mencegah penyebaran penyakit menular.
Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sulbar drg Asran Masdy mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Hal ini juga menjadi penekanan Gubernur dan Wagub Sulbar, Suhardi Duka-Salim S Mengga agar pemerintah hadir memberikan kepastian pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurut Asran, belajar dari pengalaman penanganan pandemi Covid-19, maka Protokol kesehatan menjadi efektif pencegahan penularan Covid-19.
Lebih lanjut Asran menjelaskan, protokol kesehatan yang sering disebut 5M, terdiri dari 5 langkah penting: mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan menghindari sentuhan fisik.
“Kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Sulbar supaya lebih berhati hati lagi dan selektif berinteraksi apalagi dari luar negeri,” kata Asran
Kemudian, upayakan kesehatan lingkungan tetap terpelihara, perilaku hidup sehat tetap dilakukan semaksimal mungkin
Sering sering cuci tangan, gunakan masker di kerumunan, dan cuci tangan setelah menyentuh barang bawaan.
“Jadi harus antisipasi semaksimal mungkin supaya meminimalisir adanya penularan,” sambung Asran.
Terkait antisipasi adanya kasus di daerah, Dinkes Sulbar saat ini masih memiliki perlengkapan pendukung, seperti APD. Masker medis, alat deteksi antigen.
“Kalau APD dan lainnya ini misalnya kurang, itu bisa kita lakukan pengadaan dan melakukan permintaan ke Kemenkes,” pungkasnya. (Rls)



0 comments