- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Mahasiswa Majene Demo peringati hari AIDS se Dunia

Majene Kareba1- Dalam rangka memperingati Hari AIDS Se-Dunia Pada Tanggal 1 Desember 2020
Ikatan Mahasiswa Pasangkayu (IMP-MAJENE) , Mengadakan pembagian Selebaran/Brosur, kepada Masyarakat Sebagai Edukasi dan PenyuluhanTerkait Tentang HIV/AIDS untuk menumbuhkan kesadaran terhadap WABAH AIDS di seluruh Dunia Khususnya yang disebabkan penyebaran Virus HIV dan Juga Pembagian Bunga serta pitah merah sebagai bentuk kepedulian bagi penderita HIV/AIDS.
Ketua Ikatan Mahasiswa Pasangkayu kabupaten Majene, Jusman mengatakan, Kegiatan ini Adalah sebagai bentuk penyadaran untuk semua kalangan masyarakat untuk menjauhi dari Wabah HIV/AIDS di kota Pendidikan Sulawesi Barat yang di mana yang harus kita jauhi Penyakitnya dan juga merangkul penderitanya.
“WorldAidsDay, hariaids sedunia 2020, jauhi penyakitnya rangkul penderitanya saya berani saya sehat salamindonesiasehat,” katanya.



0 comments