- PERMAHI Mamuju Desak Propam Polda Sulbar Terus Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Kapolres Pasangkayu
- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
legislator Sulbar : Satgas Pangan Harap Lakukan Operasi Pasar

Foto : Sukri Umar (Tengah) Hatta Kaunang SH (kiri).
Mamuju Kareba1– Sekertaris Fraksi Partai Nasdem DPRD Sulbar Muh Hatta Kainang angkat bicara terkiat melambungnya harga beras di beberapa tempat termasuk di Topoyo Mamuju Tengah.
“Kami minta ada operasi pasar terpadu dengan melibatkan perum BULOG, Dinas terkait dan satgas pangan,”Ujar Hatta Kainang, Senin (20/2/2023).
Hatta menyebutkan operasi pasar ini penting dilakukan untuk mengetahui penyebab dam alasan kenapa harga beras beras bisa melambung tinggi
“Penting operasi pasar ini dilakukan untuk mengetahui apakah stok beras yang kurang atau adanya spekulan atau produktivitas gabah menurun ini penting untuk dipecahkan karena beras adalah kebutuhan pokok utama masyarakat,” Ucapnya.
Hatta juga mendesak Tim Pengendali Inflasi Daerah atau TPD Provinsi Sulbar untuk turun melakukam aksi terbiak dan terencana dengan naiknya harga beras di pasaran.
Ini harus di antisipasi secara cepat. Operasi pasat harus menyentuh subtansi harga yang naik. Olehnya itu kami minya tim TPID sulbar buat rencana aksi Segera,”Ungkapnya.




0 comments