- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
Merdeka
SATU hari di tahun 2010, sebuah mobil mewah hadir dan terparkir anggun di pelataran istana. Sebuah Rolls-Royce berpelat nomor 234. Tak perlu berpikir terlalu jauh, mobil itu milik pengusaha rokok terkenal di Indonesia, Sampoerna – salah satu kemasan rokok bikinannya bernomor 234, Djie Sam Soe.
Wartawan istana Wisnu Nugroho menuliskan kesaksiannya itu dalam buku Pak Beye dan Istananya. Lalu ia menyindir dengan telak: Rolls-Royce itulah salah satu sumbangan para perokok Indonesia untuk sang pengusaha yang kini bertamu ke presiden.
Belakangan, cerita tentang Rolls-Royce itu diungkap oleh dokter senior Kartono Muhammad yang ia kaitkan dengan strategi industri rokok internasional. Ketika ruang penjualan perusahaan rokok di negara-negara maju kian sempit, di Indonesia mereka malah berjaya dengan segala cara.
Beberapa tahun silam, Undang-Undang Kesehatan yang disepakati di sidang paripurna DPR menyatakan nikotin sebagai zat adiktif. Tapi jelang diundangkan — sim-salabim — ayat itu menghilang di ruang sekretariat komisi di DPR, tapi ketahuan. Geger yang tiada dampaknya. Dan para pemilik perusahaan rokok masih leluasa pula wara-wiri dengan Rolls-Royce. Semakin hari semakin kaya, dan semakin waspada.
Kini, di Jakarta dan banyak kota, gerakan untuk membatasi ruang gerak para perokok kian gencar. Para penghisap tembakau tak lagi leluasa menghembus-hembuskan asap di gedung-gedung perkantoran, pusat-pusat perbelanjaan, di sarana-sarana dan angkutan umum.
Berpuluh tahun lamanya, Indonesia adalah ladang yang subur bagi perusahaan asuransi. Aneka perusahaan asuransi milik pengusaha asing menangguk untung tak alang-kepalang di sini. Dari premi bulanan ratusan juta orang itu, kita kemudian disuguhi iklan-iklan ukuran besar dan mahal di koran-koran tentang para agen asuransi yang berwisata ke luar negeri, memperoleh hadiah mobil dan rumah mewah untuk pencapaian mereka menggaet nasabah, tentu dengan gelar-gelar mentereng dan janji-janji melenakan untuk para agen baru.
Sejak 1 Januari 2014, hadir Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang diwajibkan untuk seluruh warga Indonesia dari Aceh hingga Papua. Pesertanya di tahun 2015 telah mencakup hampir 170 juta orang.
Tentang BPJS ini, begitu banyak cerita suka-cita dari mereka yang terlayani, tentang dokter-dokter yang harus berhemat dengan obat generik demi biaya yang masuk dalam rentang tanggungan BPJS.
Berpuluh tahun lamanya, saban malam di perairan Arafura, sekitar Papua, adalah kerlip lampu yang ramai dari kapal-kapal penangkap ikan milik perusahaan asing yang berpesta memanen ikan di lautan Indonesia.
Nelayan-nelayan bermodal sampan dan perahu layar kecil hanya bisa memandang dari kejauhan dan cukup mensyukuri tangkapan dari ikan-ikan yang tak terjangkau pukat kapal-kapal asing itu. Dari perairan negerinya yang terjaga, kapal-kapal Thailand, Myanmar, China, Malaysia dan lain-lain, leluasa menjaring ikan di laut Indonesia tanpa kuatir akan didepak para penjaga lautan.
Kini, perairan Arafura sepi di malam hari, ikan-ikan melimpah, dan para nelayan negerilah yang berpesta. Kapal-kapal ikan asing yang tertangkap patroli maritim terancam ditenggelamkan, awaknya dipenjarakan.
Lebih 150 tahun lalu, semenjak tahun 1864, jaringan rel kereta api telah dibangun di Semarang — wilayah yang kini bernama Indonesia. Tapi ketika hampir setiap kota di Eropa, Amerika, Cina, Jepang, bahkan negara-negara tetangga telah terjangkau puluhan ribu kilometer jaringan rel kereta modern, sebagian di bawah tanah dan di balik dasar lautan, kereta api di Indonesia tetap seperti dulu: tua, reot, lamban dan hanya di sepanjang Jawa dan sebagian Sumatera. Panjang rel di negeri besar dengan 17.000 pulau ini belum sampai 7.000 kilometer.
Ketika jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) diresmikan di tahun 1978, Malaysia dan Cina belum punya jalan tol. Hampir empat puluh tahun kemudian, kini, panjang jalan tol di Indonesia 918 kilometer, sementara Cina sudah membangun hampir 80.000 kilometer jalan tol di seantero negerinya dan Malaysia punya 4.000 kilometer.
Berpuluh tahun lamanya jaringan transportasi massal tak terurus dengan benar, kota-kota di Indonesia kian macet dan sesak oleh mobil dan sepeda motor pribadi bikinan Jepang, Korea, Jerman dan Amerika.
Kini, Indonesia tengah mengejar ketertinggalannya dengan membangun jaringan rel kereta api dan jalan-jalan tol yang panjang dan lebar di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Papua.
Oh ya, pada peringatan hari kemerdekaan tahun 2015 ini, 47 pulau terluar negeri ini, pulau-pulau yang hanya sepelangkahan ke negara asing, akan menikmati benderang lampu listrik. Mereka tak lagi menonton dalam gelap kerlip lampu merkuri desa seberang berbendera negeri jiran.
Kita hidup di negeri yang besar dan berdaulat. Dan kita punya harapan bahwa negeri ini telah berjalan di atas relnya yang benar.
Mari, kita tebar optimisme untuk Indonesia yang besar, jaya dan digdaya! Ingat Bung Hatta, salah satu manusia terbaik yang dilahirkan di negeri ini? Ketika diadili di Den Haag, Belanda karena kegiatannya yang senantiasa mengusung kejayaan Indonesia, majelis hakim bertanya kepadanya: “Apakah kalian mampu mengurus negara Indonesia yang merdeka?”
Dengan nada yang dingin Hatta menjawab: ”Kalaupun tak mampu, itu bukan urusan Anda. Kami lebih suka melihat Nusantara musnah di bawah lautan daripada menjadi embel-embel Hindia Belanda.”
Dirgahayu Republik Indonesia!
Penulis: Tomi Lebang
Latest News
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Posted Desember 8, 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Posted Januari 20, 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Posted Januari 15, 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Posted Desember 6, 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Posted Desember 3, 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Posted November 29, 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Posted November 24, 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Posted November 2, 2022
- 0
-
Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
MAMUJU – Ribuan masyarakat memadati Stadion Manakarra, Mamuju, pada Rabu,...
- Posted Juli 2, 2026
- 0
-
Kabar Gembira! Sulbar Dapat 5.250 Unit BSPS dari Pemerintah Pusat, Pemprov Siap Percepat Realisasi Program
Jakarta – Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan...
- Posted Juli 2, 2026
- 0
-
Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
MAMUJU – Hasil pertemuan antara perwakilan jukir, pengelola lokasi, dan...
- Posted Juni 30, 2026
- 0
-
Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
Mamuju, 26 Juni 2026 – Demi mencegah terjadinya kebocoran penerimaan...
- Posted Juni 26, 2026
- 0
-
Mewakili Gubernur Sulbar, Bau Akram Dai Hadiri Puncak Upacara Adat Pattera’ Pappuangan di Limboro Rambu-Rambu
Majene – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif...
- Posted Juni 22, 2026
- 0
-
Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengambil langkah...
- Posted Juni 22, 2026
- 0
-
Badan Penghubung Sulbar Dampingi Sekda dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
Jakarta – Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat mendampingi Sekretaris...
- Posted Juni 22, 2026
- 0
Berita Terkini
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Minggu, 8 Desember 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Jumat, 20 Januari 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Minggu, 15 Januari 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Selasa, 6 Desember 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Sabtu, 3 Desember 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Selasa, 29 November 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Kamis, 24 November 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Rabu, 2 November 2022
- 0
-
Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
MAMUJU – Ribuan masyarakat memadati Stadion Manakarra, Mamuju, pada Rabu,...
- Kamis, 2 Juli 2026
- 0
-
Kabar Gembira! Sulbar Dapat 5.250 Unit BSPS dari Pemerintah Pusat, Pemprov Siap Percepat Realisasi Program
Jakarta – Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan...
- Kamis, 2 Juli 2026
- 0
-
Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
MAMUJU – Hasil pertemuan antara perwakilan jukir, pengelola lokasi, dan...
- Selasa, 30 Juni 2026
- 0
-
Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
Mamuju, 26 Juni 2026 – Demi mencegah terjadinya kebocoran penerimaan...
- Jumat, 26 Juni 2026
- 0
-
Mewakili Gubernur Sulbar, Bau Akram Dai Hadiri Puncak Upacara Adat Pattera’ Pappuangan di Limboro Rambu-Rambu
Majene – Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif...
- Senin, 22 Juni 2026
- 0
-
Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengambil langkah...
- Senin, 22 Juni 2026
- 0
-
Badan Penghubung Sulbar Dampingi Sekda dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
Jakarta – Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat mendampingi Sekretaris...
- Senin, 22 Juni 2026
- 0
-
Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
MAMUJU – Tim Penyelenggaraan Layanan Clearing House Pengadaan Barang/Jasa (PBJ)...
- Senin, 22 Juni 2026
- 0
-
Majene – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, secara...
- Senin, 22 Juni 2026
- 0
-
Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
MAMUJU, Karebasatu – Dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan...
- Kamis, 18 Juni 2026
- 0
0 comments