Perkim Sulbar; Pembangunan Jalur Arteri Tahap II Sepanjang 1,8 Kilometer

By on Sabtu, 19 November 2022

 

foto:peta kota Mamuju (kota kuning) titik-titik Jalur pembangunan jalan Arteri Tahap dua.

 

Mamuju Kareba1 

Tahun ini Pemerintah provinsi Sulbar akan membangun Jalan  Arteri Tahap dua sepanjang 1,8 Kilometer dari pelabuhan ikan ( TPI) menuju  jalan poros jalur dua.

 

Menurut Syaharuddin kadis Perkim (Sulbar)  tahun ini, Pemerintah Sulbar kembali akan melanjutkan pembangunan jalan arteri tahap kedua sepanjang 1,8 kilometer yakni dari tempat pelelangan ikan (TPI) Kota Mamuju hingga menuju jalur dua atas perbatasan Kota Mamuju. ujarnya 

Ia mengatakan, sebelumnya pemerintah di Sulbar telah membangun jalan arteri tahap pertama dari Kantor Gubernur Sulbar hingga kantor DPRD Mamuju sepanjang 5,4 kilometer pada 2016 .

 

 

Ia menyampaikan anggaran pembangunan jalan arteri tahap II di Mamuju tersebut sebelumnya telah disetujui dan akan dikucurkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan menggunakan anggaran APBN.

 

“Pemerintah Sulbar saat ini telah bekerja, agar proyek tersebut secepatnya dapat berjalan dan dengan membuat regulasi melalui peraturan gubernur (Pergub) untuk membebaskan lahan warga yang dilalui proyek jalan tersebut,” katanya kadis Perkim.

“kalau alur trase yang menghubungkan antara TPI ke timbu Sebenarnya kalau kita Melihat alut trase itu tidak melewati pemukiman ada alur trase di pinggir, memang ada Rumah Terkenan sedikit akan tetapi walaupun sedikit mestinya kita akan tetap Mengutamakan kepetingan masyarakat”

foto!; peta kota Mamuju



Pembangunan lanjutan jalan arteri yang melintas di pesisir pantai Kota Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan menelan anggaran sebesar Rp160 miliar

akan segera dimulai Jika Seluruh komponen baik itu pelaksana pengawasan dan masyarakat tidak ada permasalahan lagi

Kehadiran Kepala Dinas Perkim Sulawesi Barat di masjid Tabi untuk mendengarkan Pendapat masyarakat Terkait rencana pembangunan alteri tahap dua Seluruh masyarakat yang ada di ruangan masjid tapi yang bicara kemaring itu Cuma satu orang sebagai perwakilan adalah pak jauhari

Kata Jauhari terkait pembangunan jalan aerteri ini ia menegaskan bahwa masyarakat Tambi rak pernah menolak, akan tetapi perubahan jalur ke pemukiman itu yang perlu di pertimbangkan

Lebih lanjut Jauhari menyampaikan, juga karena kurangnya sosialisasi ke masyarakat sehingga masyarakat tidak memahami dan mengerti sepenuhnya terkait rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di daerah Tambi, sehingga masyarakat berpikir bahwa dampak dari pembangunan itu sendiri adalah tenggelamnya wilayah Tambi.


Lanjut Syahruddin “ kita melihat seluruh masyarakat tambi itu apa si maunya…? Memang kemarin yang menyampaikan aspirasi itu mengatakan bahwa Kami tidak menolak akan tetapi kami menginginkan di jalur sebelumnya “

Penjabat Gubernur Sulbar, Akmal Malik di Mamuju, Minggu, mengatakan Sulbar mendapatkan anggaran Rp160 miliar dari pemerintah pusat untuk membangun jalan arteri tahap II.



Gubernur mengatakan sekitar Rp20 miliar juga akan dihabiskan untuk membebaskan lahan warga yang dilalui jalan tersebut dan pembebasan lahan warga juga dilaksanakan tahun ini.

“Pembangunan jalan tersebut akan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Mamuju dan diharapkan akan berdampak pada pembangunan ekonomi Sulbar,” katanya.
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Sulbar, Sjofva Rosdiansjah, mengharapkan Pemprov Sulbar maupun Pemkab Mamuju segera melalui percepatan pembebasan lahan yang akan dilalui pengerjaan jalan arteri tersebut.

Ia mengatakan terdapat 21 bidang tanah yang perlu dibebaskan masyarakat untuk pembangunan jalan arteri dan ketika pembebasan lahan telah selesai proyek pembangunan segera dimulai

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 + nine =