Putra Mahkota Resmi Jadi Raja Mamuju

By on Rabu, 15 September 2021

Mamuju Kareba1-,
Mengukir sejarah baru atas eksistensi kerajaan Mamuju, Putra mahkota, YM Bau Akram Dai, SH.,MSi, akhirnya resmi naik tahta usai dilantik sekaligus dikukuhkan menjadi Maradika (Raja) Mamuju menggantikan Maradika sebelumnya, Almarhum PYM Andi Maksum Dai yang telah mangkat.

Bau Akram Dai yang masih berusia 46 tahun, dilantik oleh Andi Amir Dai, yang tidak lain adalah pamannya atau saudara dari Alm Maradika Mamuju H.Andi Maksum Dai.

Prosesi pelantikannya digelar di rumah adat mamuju (Rabu, 15 September 2021) dilaksanakan terbatas masih dalam upaya menerapkan protokol kesehatan mencegah pandemi covid-19.

Usai dilantik, Maradika Muda yang saat ini menjabat selaku Kepala Dinas sosial provinsi Sulawesi barat, menyampaikan harapan, agar semua elemen dapat bersatu dan menjadikan momentum penobatan dirinya sebagai kebahagiaan bersama, sehingga hal tersebut adalah kemajuan bersama.

“Kerajaan mamuju ini adalah Sapo kayyanna to mamuju, atau rumah besar bagi kita yang ada di mamuju, sehingga susah senang harus kita hadapi bersama” Ungkap Bau Akram Dai.

Ia mengakui, tanggung jawab sebagai maradika adalah tugas berat dan membutuhkan dukungan dari semua pihak, utamanya dalam menjaga dan melestarikan nilai budaya sebagai kearifan lokal yang harus dipertahankan.



Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah, Suhardi, yang melakukan prosesi pengukuhan, menyampaikan selamat atas pelantikan Bau Akram Dai yang telah dilantik menjadi maradika mamuju, ia berharap sinergitas antara kerajaan mamuju dengan pemerintah daerah akan semakin terjalin harmonis, terutama dalam upaya melestarikan nilai luhur budaya.

“Saya percaya, dibawah naungan maradika yang baru, dengan semangat dan energi yang lebih dinamis, akan mampu melanjutkan pondasi yang telah disusun dengan penuh kearifan oleh mendiang Alm H. Andi Maksum Dai, sebagai maradika yang penuh desikasi dan karisma yang insya Allah kita kenang sepanjang masa” Pungkas Sutinah Suhardi.

Sekretaris panitia pelantikan dan pengukuhan, Usdi, S.Sos, menyampaikan, prosesi tersebut baru dapat dilaksanakan hari ini setelah sebelumnya telah diagendakan pada bulan juli dalam momentum peringatan hari jadi mamuju.

Kepala dinas pariwisata kabupaten mamuju ini berharap, selain menjadi momentum bersejarah bagi kerajaan mamuju, eksistensi kerajaan akan didorong menjadi objek wisata budaya yang akan semakin memperkaya khazanah kekayaan pariwisata di bumi manakarra.

Selain hadiri pada dewan adat, maupun lembaga serta pemangku dan keluarga besar maradika mamuju prosesi pelantikan dan pengukuhan juga dihariri oleh Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III, Sultan Malikud Said 2, Raja Gowa XXXVIII. (Diskominfosandi)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 5 =