- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Perjalanan Pansus DPRD Sulbar Ke SMU 1 Papalang
Mamuju Kareba1.com- Perjanan Panitia khusus DPRD Provinsi Sulawesi Barat membahas permasalahan terkait dengan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di SMU 1 Kecamatan papalang Kabupaten Mamuju tanggal 25 februari 2020.
Ketua Pansus permasalahan terkait GTT dan PTT DPRD Sulbar Sukri Umar di Mamuju, Jumat, meminta pemerintah Sulbar dapat bersama sama dengan pansus DPRD Sulbar menyelesiakan masalah yang dihadapi GTT dan PTT.
Menurut dia, permasalahan terkait GTT dan PTT sangat penting untuk diselesaikan karena sekolah di Sulbar masih kekurangan tenaga guru hingga 2000 orang.
“Pembahasan GTT dan PTT ini penting karena menyankut masa depan pendidikan di Sulbar dan demi masa depan murid untuk mendapatkan pendidikan, pemerintah Sulbar yang bertanggung jawab,” katanya.
Menurut dia, masalah GTT dan PTT sangat rumit dan butuh tanggung jawab pemerintah Sulbar dan DPRD Sulbar untuk mencari solusi




0 comments