- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Kebakaran Hutan di Polman, Gubernur: Saya Tidak Ada Laporan dari Bupati
POLEWALI KAREBA1.Com-Kebakaran hutan lindung di wilayah Kabupaten Polewali Mandar sudah berlangsung selama beberapa hari dan menyebabkan sedikitnya 70 hektare kawasan hutan hangus terbakar. Bahkan saat ini, kobaran api sudah mendekati kawasan pemukiman penduduk.
Meski demikian, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Anwar Adnan Saleh mengaku belum menerima laporan dari Bupati Polman terkait adanya kebakaran hutan lindung tersebut.
“Saya tidak ada laporan dari Bupati, tetapi sudah saya perintahkan Badan Bencana Provinsi untuk optimalkan semua sarana yang ada untuk diarahkan ke Polman. Saya juga minta Kepolian selidiki penyebab kebakaran,” kata Anwar Adnan Saleh kepada Kareba1.Com, Minggu (18/10/2015) malam.
Informasi terakhir dari lokasi kebakaran pada Minggu (18/10/2015) malam menyebutkan, sedikitnya 70 hektare areal hutan lindung telah hangus terbakar.
Dari kota Polewali, terlihat jelas terlihat jelas kobaran api menghanguskan hutan yang berada di lereng gunung di kawasan kecamatan Areapi Kabupaten Polman.
Sementara itu, sejumlah mobil pemadam dan aparat gabungan tampak bersiaga dan sibuk berusaha memadamkan api yang mulai merembet ke arah pemukiman warga.
Penulis: Muh Gufran Padjalai




0 comments