- PERMAHI Mamuju Desak Propam Polda Sulbar Terus Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Kapolres Pasangkayu
- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Akmal Malik Harap TPID Antisipasi Tekanan Inflasi

Pasangkayu Kareba1–Pj. Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Akmal Malik berharap TPID baik provinsi maupun kabupaten dapat mengantisipasi tekanan inflasi di Sulbar terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yaitu Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H/2023 M.
Itu disampaikan pada acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulbar, di Aula Kantor Bupati Pasangkayu, Jumat, 3 Maret 2023.
“Pola konsumsi masyarakat Sulbar cenderung meningkat pada periode menjelang HBKN. Pada periode ini komoditas penyumbang inflasi berasal dari kelompok volatile food dan administered price. Saya harap peran aktif TPID dapat mengantisipasi hal ini,”kata Akmal Malik
Akmal Malik mengatakan, kelangkaan dan kenaikan minyak goreng dan beras bahkan komoditas penyumbang inflasi lainnya berpotensi meningkatkan inflasi volatile food menjelang HBKN Idul Fitri.
Olehnya itu, Ia meminta para bupati, Bulog, OPD dan stakeholder terkait agar perkuat koordinasi untuk pengawasan dan stok.
“Bersama Satgas Pangan lakukan pemantauan harga dan Bazar Pangan Murah atau operasi pasar untuk memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan bahan pokok di wilayah kerja masing-masing,”imbaunya
Akmal Malik yakin melalui sinergi yang baik antara TPID, Aparat Penegak Hukum, Satgas Pangan, dan berbagai stakeholder lainnya, juga peran serta masyarakat, maka inflasi Sulbar 2023 akan lebih baik dari tahun lalu dan berada pada level rendah dan stabil.
Bahkan, Dia optimis dengan kerjasama yang baik kondisi perekonomian Sulbar mampu manahan laju inflasi dan melalui badai resesi di 2023. (mhy)




0 comments