ICT di Jaman Now

By on Kamis, 16 November 2017

Oleh : Dr. H Suhardi Duka,MM

Information and Communication Technologi (ICT) telah berkembang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kebijakan terakhir khususnya layanan tol kini telah menggunakan E-Money, demikianpun disektor perbankan dan E-Commerce tumbuh sangat pesat di Indonesia dan bahkan diduga banyaknya gray- gray di mall tutup akibat tergantikan oleh bisnis online, sebagai bentuk kemajuan ICT.

Banyak yang merasa ketakutan akibat berkembangnya ICT akan mengakibatkan pengurangan tenaga kerja secara besar-besaran, akibat tergantikannya manusia dari sisi layanan di perbankan dengan E-Bank, E-Money, termasuk E-Commerce lainnya. Katakanlah seperti petugas layanan tol tidak lagi dipekerjakan akibat tergantikan dengan E-Money.

Sesungguhnya di satu sisi iya, banyak posisi tenaga kerja akan
tergantikan dengan perkembangan ICT, itu akan terjadi kalau
benar-benar kita passif. Kita tidak mampu menyesuaikan dengan
perkembangan jaman now, maka kita akan tertinggal.

Pandangan saya secara kasak mata, sesungguhnya perkembangan jaman now menjadi peluang bagi anak muda saat ini. Bandingkan berapa banyak tenaga kerja di pintu toll yang berhenti akibat E-Money ketimbang berapa banyak gray online yang terbuka yang digeluti anak muda saat ini.

Bahkan berkat pasar online, anak muda yang dulunya bermimpi untuk memiliki mall kini menjadi nyata dihadapannya. Bukan hanya merek-merek biasa yang dijual online, justru merk branded pun kini ada di tangan mereka untuk jual beli di online, demikianpun situs berita online dan youtuber, semua membuka lapangan kerja baru.

Belum lagi bisnis di sektor transportasi kini berubah, yang dulunya
hanya pemilik modal besar yang bisa bersaing di jalan, tapi kini
masyarakat hanya dengan modal 1 unit mobil Avansa juga bisa berbisnis taxi online lewat grab, go food ataupun gojek. Artinya ICT justru lebih adil membuka peluang kerja siapa saja sepanjang anda melek tekhnologi dan ingin memanfaatkan peluang.

Satu hal yang sulit dihindari adalah dampak sosialnya, jaman now
menciptakan orang lebih mandiri dan sendiri kurang bersosialisasi
dengan lingkungannya.

Di terminal dan tempat umum lainnya, sering kita berada di satu tempat yang sama bahkan satu pesawat tapi tidak tahu. Kenapa karena masing-masing sibuk dengan gadgetnya sendiri. Lebih suka berinteraksi di dunia maya dari pada berinteraksi dengan lingkungan dimana kita berada.

Bahkan kebanyakan kita menjadi ketergantungan dengan gadget untuk senantiasa berselancar di dunia maya, ataupun berita online, bercanda di group WA dan instagram ataupun facebook.

Demikian pun sering kita jumpai saat pejabat berpidato kemudian yang lain sibuk dengan HP nya, khotib lagi khotbah jamaah masih sibuk dengan HP nya, orang tua berbicara anak masih sibuk dengan HP nya, bahkan saat ujian di sekolah siswa sibuk dengan googling, karena saat ini ketergantungan seseorang dengan benda satu ini semakin tinggi, dan benda ini hanya punya pintu tapi tidak pernah tertutup, andalah yang menyaring.

Jaman Now, adalah jaman yang sementara berjalan, secara filosofi iya terbentuk akibat pengaruh masa lalu dan akan mempengaruhi masa depan.

Untuk itu dengan jaman ini tidak bisa lagi menarik masa lalu untuk
diperbaiki, kita tidak punya kesempatan lagi, tapi masih memiliki masa depan untuk kita bentuk. Optimismenya ada disitu, bahwa masa depan akan lebih baik dari era ini, kesalahan di era kemarin menjadi pelajaran berharga untuk diperbaiki di masa depan, dengan demikian di jaman Now mari dijalani bersama dengan penuh optimisme.

Jangan anda melawan jaman karena yakin anda tidak berdaya, terlalu kuat kemajuan mengubah peradaban manusia, kita akan menuju suatu era dimana kehidupan sendiri dan tidak peduli semakin nyata. Cukup memiliki satu kamar kecil dan alat komunikasi dengan segala aplikasinya anda akan terlayani dari seluruh kebutuhanmu.

Saat ini bangsa manusia masih berkelompok dalam bepergian seperti mobil, kapal dan pesawat. Kedepan kita akan lebih senang berjalan sendiri, terbang sendiri dengan peralatan terbang masing-masing. Era itu saat ini mulai bergerak dengan embrionya adalah drone. Bagaimana drone melaju sendiri sudah banyak dinikmati saat ini, dan tidak lama lagi akan dijual secara massal seperti motor. Semoga kita turut merasakan.(SDK: Penulis adalah ketua DPD Partai Demokrat Sulbar).

About Redaksi Kareba