- Aktivis Pemuda Desak Bupati Mamuju Evaluasi Oknum Satpol PP: Kinerja Dinilai Mandul & Tebang Pilih
- Hadiri Paripurna DPRD Sulbar, Sekprov: Kita Terima Rekomendasi untuk Ditindaklanjuti
- Evaluasi Minggu ke-2 April 2026, Dinas Pangan Sulbar Dorong Integrasi Data dan Percepatan Kinerja
- Penipuan Online Kian Masif, Kominfo Sulbar Perkuat Edukasi dan Ajak Warga Gunakan SP4N-LAPOR!
- Perkuat Mutu Layanan, Deputi BPJS Kesehatan Lakukan Supervisi di RSUD Sulbar
- Siaga Malam, UPTD Pengelola Darah Pastikan Ketersediaan Stok untuk Operasi Sesar dan Laparotomi
- Dukung Pembangunan Sektor Perkebunan Lebih Maju, Disbun Sulbar Ikuti Sosialisasi Pendanaan SDMP dan Penandatanganan PKS di Bogor
- Rakortekrenbang 2026, DKPPKB Sulbar Bahas Desk Bidang Kesehatan : Fokus pada Isu Prioritas Daerah
- Pemilihan Pengurus Forum Anak Sulbar 2026–2028, Sekda Tekankan Peran Anak sebagai Subjek Pembangunan
- Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, RSUD Sulbar dan UPTD Pengelola Darah Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Darah
FPPI Mamuju sesalkan stetmen Bupati Tidak berpihak ke rakyat

Mamuju kareba1.com- Front perjuangan pemuda indonesia, FPPI mamuju sesalkan Pernyataan Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, mengenai maraknya kasus penolakan tambang di Sulawesi Barat, Bupati Mamuju berharap para penolak tambang pasir tak merugikan daerah, khsusunya Kabupaten Mamuju yang ada di Kecamatan Kalukku, yang mengatakan semoga penolakan tambang tak merugikan daerah
Menurut Irfan Fppi pimpin kota Mamuju statetment Bupati seolah olah mendukung para perusahaan di tengah kencangnya penolakan tambang di Sulawesi Barat, kita tau masyarakat menolak tambang memiliki dasar yang pertama adalah pihak perusahaan sama sekali tidak pernah melibatkan masyarakat terdampak dalam proses pembuatan izin WIUP Maupun IUP
Semestinya dalam kondisi sekarang ini, Pemerintah Sulawesi Barat, khsusunya Kabupaten Mamuju yang di komandoi oleh Sutinah Suhardi sebagai Bupati Mamuju harusnya hadir ditengah masyarakat dengan adanya penolakan seperti sekarang ini karena bupati harus tau penolakan masyarakat bukan tanpa dasar mereka memiliki bukti cacatnya prosedural pembuatan izin yang dilakukan oleh pihak perusahaan
Bukan malah mengeluarkan statement, seolah olah Masyarakat menghalangi investasi dan merugikan daerah. Masyarakat menolak tambang di daerah mereka karena mereka ingin mempertahankan ruang hidupnya, mereka mencari nafkah disana untuk anak dan keluarganya, itu alasan mereka untuk bertahan
Pemerintah Kabupaten Mamuju semestinya berbenah dan melihat secara menyeluruh, soal izin apakah memang sudah melibatkan masyarakat terdampak, jawabnnya tidak karena pihak perusahaan sama sekali tidak pernah melibatkan masyarakat terdampak, ini yang membuat masyarakat geram tiba tiba ada pihak perusahaan masuk di daerah mereka tanpa mereka ketahui sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Mamuju khsusunya Bupati sering sering kelapangan supaya melihat kondisi masyarakatnya secara langsung
Pertanyaannya, jika pihak perusahaan tiba tiba memiliki izin WIUP Maupun IUP, apakah mereka pernah mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat yang terdampak, tentu tidak, apakah pihak Perusahaan dan dinas terkait betul telah melakukan analisis dampak lingkungan yang di timbulkan jika tambang pasir ini masuk, lagi lagi jawabannya tidak
Kami di Fppi Mamuju sudah lama bersama masyarakat, kita sudah melakukan audiensi bahkan aksi demonstrasi, kita ketahui juga aksi terakhir kami bersama masyarakat di DPR Provinsi, itu jelas bahwa dalam kesepakatan tidak ada aktivitas penambangan ketika masih ada masyarakat yang tidak sepakat, tetapi pada perjalannya hari ini Pemerintah Sulawesi Barat, coba melindungi para investor, ujarnya.
Lanjut dikatakan Yang perlu di garis bawahi adalah masyarakat mendukung investasi dan tidak menghalangi, sumber daya alam kita banyak dan perlu di manfaatkan untuk peningkatan PAD, tetapi tidak harus mengorbankan rakyat, apa lagi sampai tidak melibatkan mereka dalam posesnya, ini tentang mata pencaharian mereka, ruang hidup mereka, tentu mereka tidak membiarkan ruang hidupnya di rampas
Pemerintah harus berada di tengah, jangan berpihak pada satu objek saja, tapi liat semua apa lagi ini bicara soal masyarakat, kami di Fppi Mamuju akan terus bersama rakyat dalam memperjuangkan dan mempertahankan ruang hidup mereka kita tidak bisa bernegosiasi orang yang ingin merampas hak kita, itu poinnya
Bupati Mamuju mengatakan Pemerintah pusat mendorong daerah untuk meningkatkan PADnya dan salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan mendorong masuknya investor, masalahnya adalah investor sama sekali tidak melibatkan masyarakat terdampak, semestinya ini menjadi pelajaran baik itu Pemerintah maupun pengusaha sebaiknya terlebih dahulu memperhatikan sejumlah hal. Terutama menjamin dan melindungi masyarakat lokal dari ketimpangan investasi dan ketidakadilan lingkungan. Hal tersebut penting sebab keadilan selalu menjadi bagian dari Undang-Undang (UU) lingkungan hidup, entah sebagai tujuan maupun prinsip, UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup juga dengan tegas memuat prinsip keadilan terutama bagi warga yang terdampak, Proyek pertambangan apa pun, selalu menghadirkan potensi distribusi risiko yang tidak sedikit seperti polusi, kerusakan lingkungan, tercemarnya sumber-sumber air bersih, ancaman ruang hidup masyarakat lokal dan masih banyak yang bisa menimbulkan masalah di masyarakat
kami juga mengingatkan kepada Bupati Mamuju, investasi bukan hanya di sektor pertambangan, Bupati Mamuju mesti melihat juga peluang di sektor pangan dan kelautan kita memiliki daerah pegunungan dan pesisir sepanjang Mamuju, ini bisa di manfaatkan tanpa merusak lingkungan, jadi pandangan kita terhadap investasi tidak mesti tambang agar kita sejahtera tapi semestinya kita mampu melihat dari semua sektor yang ada di daerah kita
Oleh karena itu, konsep pembangunan berkelanjutan wajib menekankan pentingnya antisipasi, termasuk dalam mengambil langkah untuk mengantisipasi ancaman terhadap pencemaran dan kerusakan lingkungan dan masyarakat berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, olehnya berhak dilibatkan dalam setiap program/kegiatan yang berpotensi merusak lingkungan hidup
Related Posts
Latest News
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Posted Desember 8, 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Posted Januari 20, 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Posted Januari 15, 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Posted Desember 6, 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Posted Desember 3, 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Posted November 29, 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Posted November 24, 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Posted November 2, 2022
- 0
-
Aktivis Pemuda Desak Bupati Mamuju Evaluasi Oknum Satpol PP: Kinerja Dinilai Mandul & Tebang Pilih
MAMUJU Kareba1.com – Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)...
- Posted Mei 10, 2026
- 0
-
Cegah Keterlambatan Bantuan, Pemprov Sulbar Perkuat Stok Logistik Bencana di Polman
Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Sosial P3APMD...
- Posted Mei 6, 2026
- 0
-
BPKAD Sulbar Terima Audiensi Pemkab Polewali Mandar, Bahas Sinkronisasi Bantuan Keuangan Khusus
Mamuju — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi...
- Posted Mei 6, 2026
- 0
-
Gubernur Sulbar Hadiri Lepas Sambut Kajati, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Hukum
MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, menghadiri malam...
- Posted Mei 6, 2026
- 0
-
Pemprov Sulbar Bangun Kerjasama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang
Mamuju — Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah...
- Posted April 30, 2026
- 0
-
Hadapi Dinamika Global, Sekda Sulbar Minta Tokoh Agama Perkuat Ketahanan Sosial
MAMUJU – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana...
- Posted April 16, 2026
- 0
-
Antisipasi El Nino, Sulbar Siapkan Strategi Pangan Sejak Dini
MAMUJU – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP)...
- Posted April 16, 2026
- 0
Berita Terkini
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Minggu, 8 Desember 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Jumat, 20 Januari 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Minggu, 15 Januari 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Selasa, 6 Desember 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Sabtu, 3 Desember 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Selasa, 29 November 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Kamis, 24 November 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Rabu, 2 November 2022
- 0
-
Aktivis Pemuda Desak Bupati Mamuju Evaluasi Oknum Satpol PP: Kinerja Dinilai Mandul & Tebang Pilih
MAMUJU Kareba1.com – Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)...
- Minggu, 10 Mei 2026
- 0
-
Cegah Keterlambatan Bantuan, Pemprov Sulbar Perkuat Stok Logistik Bencana di Polman
Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Sosial P3APMD...
- Rabu, 6 Mei 2026
- 0
-
BPKAD Sulbar Terima Audiensi Pemkab Polewali Mandar, Bahas Sinkronisasi Bantuan Keuangan Khusus
Mamuju — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi...
- Rabu, 6 Mei 2026
- 0
-
Gubernur Sulbar Hadiri Lepas Sambut Kajati, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Hukum
MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, menghadiri malam...
- Rabu, 6 Mei 2026
- 0
-
Pemprov Sulbar Bangun Kerjasama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang
Mamuju — Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah...
- Kamis, 30 April 2026
- 0
-
Hadapi Dinamika Global, Sekda Sulbar Minta Tokoh Agama Perkuat Ketahanan Sosial
MAMUJU – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana...
- Kamis, 16 April 2026
- 0
-
Antisipasi El Nino, Sulbar Siapkan Strategi Pangan Sejak Dini
MAMUJU – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP)...
- Kamis, 16 April 2026
- 0
-
Konsisten Setiap Rabu! Samkel Sampaga Mamuju Dongkrak PAD
Mamuju — Konsistensi layanan menjadi kunci dalam upaya peningkatan Pendapatan...
- Kamis, 16 April 2026
- 0
-
Hadiri Paripurna DPRD Sulbar, Sekprov: Kita Terima Rekomendasi untuk Ditindaklanjuti
MAMUJU – Sekprov Sulbar Junda Maulana menghadiri rapat paripurna DPRD...
- Kamis, 16 April 2026
- 0
-
PUPR Sulbar Perkuat Kolaborasi dengan Disdikbud untuk Infrastruktur Sekolah yang Berkualitas
Mamuju – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi...
- Kamis, 16 April 2026
- 0




0 comments