- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Enam puluh orang pemuda ikut Pengkaderan akbar FPPS Sulbar

Mamuju Kareba1-FPPS melaksanakan pengkadeppsran Akbar dengan merekrut 60 peserta berbagai kalangan Masyarakat diantaranya pemuda dan Mahasiswa yang berdomisi di Provinsi Sulawesi Barat dilaksanakan di tempat Wisata Rangas Beach,
Menurut Ketua DPP FPPS, Nirwansyah, S.IP Forum persaudaraan pemuda sulbar (FPPS) Melaksanakan Pengkaderan Akbar yang bertemakan ” Pemuda mengambil peran dalam Pembangunan Daerah”
Pelakasaan pengkaderan Akbar ini dilakasanakan pada tanggal 28-30 Desember 2019, dengan menghadirkan 4 narasumber dari kalangan Akademis dan Toko pemuda.
ia mengatakan Pengkaderan adalah sebuah kewajiban bagi FPPS Sebab pengkaderan merupakan jantung dari organisasi manapun, Tanpa pengkaderan maka sesungguhnya sebuah organiasi tinggal menunggu bubarnya.
kami mengharap pemuda di sulawesi barat bisa mengambil peran penting dalam mengawasi pembangunan daerah.
perspektif pemuda saat ini masi memilih untuk berkarir di ibu kota dari pada membangun daerahnya, kami mengharap pemuda kedepan agar mengelola lahan di daerahnya atau di desanya untuk menjadikan jembatan ekonomi.
Olehnya utu pengkaderan akbar ini menjadi penting bagi pemuda agar kader FPPS mampu memberikan pandangan dan warna baru bahwa pemuda desa mampu bersaing dengan pemuda yang ada di kota karena desa ada lumbung pangan yang akan menjadikan tantangan Nasional kedepan dan bisa mengisi ruang-ruang strategis.
Jika jembatan ekonomi desa kuat otomatis Masyarakat akan Sejahtera ini juga bisa meminimalisir angka penganggura.






0 comments