- PERMAHI Mamuju Desak Propam Polda Sulbar Terus Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Kapolres Pasangkayu
- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
Dukung Visi Misi SDK-JSM, Bapperida Sulbar Luncurkan Inovasi Digital Terbaru Bernama SiKODE

Mamuju Kareba1- Bapperida Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi meluncurkan inovasi digital terbaru bernama SiKODE (Sistem Informasi Kode Digital Aset) dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Ruang RKPD Kantor Bapperida Sulbar, Jumat (29/8/2025). Inovasi yang masih bersifat internal di Bapperida Sulbar ini digagas oleh Kasubag Keuangan dan Aset, Ermayanti, sebagai bagian dari proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Tahun 2025.
Acara dibuka oleh Sekretaris Bapperida Sulbar, Muh. Darwis Damir, yang mewakili Kepala Bapperida, Junda Maulana. Dalam sambutannya, ia menyoroti urgensi pembenahan tata kelola aset di lingkungan Bapperida.
Upaya ini sebagai langkah dalam mendukung Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, khususnya pada Misi kelima Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), yakni Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Akuntabel, serta Mewujudkan Pelayanan Dasar yang Berkualitas.
“Permasalahan tata kelola aset memang tidak terlepas dari bagaimana inventarisasi, pencatatan, dan bagaimana barang tersebut dapat diketahui. Secara empiris, aset kita saat ini belum begitu baik karena tata kelolanya belum dibuat dengan rapi,” ujar Darwis.
“Dengan SiKODE, pengurus barang bisa memanfaatkan sistem ini untuk melacak aset yang tercecer dan menghindari potensi penyalahgunaan,” tambahnya.
Dalam sesi pemaparan, Ermayanti menjelaskan bahwa SiKODE merupakan sistem informasi berbasis QR Code yang mengintegrasikan database aset dengan sistem identifikasi cepat. Setiap aset diberi label QR unik, yang dapat dipindai menggunakan smartphone untuk mengakses informasi secara real-time melalui website sederhana.
“Tujuan utama SiKODE adalah menyajikan informasi aset secara cepat dan akurat, memudahkan pelacakan, serta mendorong efisiensi dan transparansi dalam pengambilan keputusan berbasis data,” jelas Ermayanti.
Fitur Unggulan SiKODE:
• QR Code unik untuk setiap aset
• Akses informasi melalui pemindaian QR
• Integrasi dengan website sederhana
• Data real-time yang mudah diperbarui
• Pelaporan kondisi aset dari pengguna
Dengan SiKODE, Bapperida Sulbar menandai langkah maju dalam digitalisasi birokrasi dan penguatan akuntabilitas internal. Inovasi ini juga membuka peluang replikasi di OPD lain yang menghadapi tantangan serupa dalam pengelolaan aset.
Dalam sosialisasi ini, SiKODE juga diperkenalkan kepada seluruh pegawai Bapperida Sulbar melalui simulasi penggunaan aplikasi yang diperagakan oleh Pranata Komputer Bapperida Sulbar, Kurniawan sebagai salah satu tim efektif aksi perubahan tersebut. (Rls)




0 comments