- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Baligho SDK Dirusak, Andi Mappangara; Mungkin Ada Orang yang Mulai Ketakutan
POLEWALI KAREBA1-Media sosialisasi pencalonan Ketua DPD Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) di beberapa titik di Kecamatan Mapilli diketahui dirusak oleh orang tak dikenal.
Gambar bakal calon Gubernur Sulawesi Barat itu dirusak dengan lubang yang terlihat menganga tepat di permukaan baligho Bupati Mamuju dua periode itu.
Sekretaris DPD Demokrat Sulawesi Barat, Andi Mappangara menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, baligho SDK yang dirusak tersebut merupakan salah satu indikasi kemenangan yang bakal diraih oleh SDK di momentum Pemilukada Sulawesi Barat, Februari tahun depan.
“Mungkin ada yang mulai was-was, makanya balighonya Pak SDK dirusak. Ini pertanda bahwa konsolidasi kita khususnya di Polman ini cukup berpengaruh. Saya yakin, kemenangan di Pilgub untuk Pak SDK suda semakin nyata,” sebut Andi Mappangara, Sabtu (14/02).
Andi Mappangara yang juga Ketua DPRD Sulawesi Barat itu mengaku sempat terbakar emosi saat mengetahui baligho SDK dirusak orang tak bertanggung jawab. Meski begitu, ia sadar bahwa sikap emosional tidak sesuai dengan prinsip politik santun yang selama ini ia pahami.
“Saya teringat pesan Pak SDK, bawa kondisi tersebut tidak harus membuat saya terbawa emosi. Biarlah orang lain memperlakukan kita seperti itu, asal kita tidak begitu. Ini yang dimaksud dengan politik santun yang diajarkan Pak SDK kepada segenap kader Demokrat,” cetus Andi Mappangara. (*)
Sumber: Rilis Media Center SDK



0 comments