DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN

By on Sabtu, 6 Juni 2026

 

KAREBASATU.COM | MAMUJU – Keluhan warga Dusun Bullung, Desa Taan, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, terkait ketimpangan pembagian bantuan desa ternyata berdasar kuat. Berdasarkan data resmi Kecamatan Tapalang Dalam Angka tahun 2025–2026, Desa Taan tercatat memiliki total penduduk sebanyak 4.694 jiwa, tersebar di 7 dusun dan ratusan kepala keluarga .

 

Dari jumlah itu, data kesejahteraan menunjukkan sekita 18–20 persen atau sekitar 870 hingga 940 jiwa masih masuk kategori penduduk miskin dan hidup di bawah garis kemiskinan. Sebagian besar dari mereka bermata pencaharian petani, buruh tani, dan nelayan kecil yang penghasilannya tidak menentu setiap hari.

 

Angka ini menegaskan apa yang disampaikan Baharuddin atau akrab disapa Uddin, warga pengadu yang menilai daftar penerima bantuan desa tidak tepat sasaran. Fakta di lapangan memperlihatkan: dari hampir 900 warga yang berhak menerima perhatian, banyak yang namanya tidak tercantum, sementara yang terdata justru warga dengan ekonomi mapan.

 

“Secara angka jelas terlihat. Hampir seperlima penduduk desa kami masih sangat membutuhkan uluran tangan. Namun yang kami lihat di kertas pembagian, nama mereka sulit ditemukan. Sebaliknya rumah permanen, punya kendaraan, dan terlihat serba ada justru kerap tercatat sebagai penerima,” tegas Uddin.

 

Ia kembali menegaskan bahwa perangkat desa harus segera memperbarui basis data dan turun memverifikasi ulang. Bantuan yang bersumber dari uang rakyat seharusnya menjadi penopang hidup warga yang benar-benar kurang mampu, bukan dijadikan pembagian pilih kasih antar kerabat atau tetangga dekat.

 

“Kalau datanya sudah benar, pasti tidak ada yang protes. Masalahnya data lama dan tidak diperbarui bertahun-tahun. Akibatnya yang sudah kaya tetap dapat, yang miskin makin terpinggirkan. Semoga pemerintah desa segera berbenah agar hak ratusan saudara kami yang masih susah bisa terpenuhi,” tambahnya.

 

Hingga berita diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Desa Taan terkait kesenjangan data dan keluhan warga ini.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *