- Jelang Mudik Lebaran 1447 Hijriah, Masyarakat Diimbau Persiapkan Perjalanan dengan Baik : Utamakan Keselamatan
- Hari Keempat Pra-Evaluasi PEKPPP 2026: Tim Intensifkan Pendampingan, Sasar Enam Lokus Layanan
- Sekda Sulbar Tinjauan Aset di Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat: Pastikan Pengelolaan Optimal dan Efektif
- Layanan Samkel di Pasar Tasiu Kalukku, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Catat Penerimaan Rp6,2 Juta
- DWP Sulbar Launching Pasar Ramadhan
- TRC BPBD Sulawesi Barat Gelar Simulasi Gempa Bumi di Kantor TVRI Sulbar
- Cegah Kenaikan Harga di Atas HET, Tim Gabungan ESDM Sulbar Lakukan Inspeksi Mendadak ke Pangkalan LPG
- Cegah Stunting Sejak Dini, Pemprov Sulbar Aktifkan Pos Pelayanan Balita di Lingkup ASN
- Sulbar Perkuat Sistem Kesehatan 2026 Lewat Pendampingan Kemenkes
- Menuju Sulbar Maju dan Sejahtera, Pemprov Siapkan Forum Publik RKPD 2027
Tes Massal, Langkah Tepat Atasi Covid-19

Oleh: Farkhan Evendi
Sudah lebih dari 1 bulan sejak pertama kali diumumkan ditemukannya kasus Covid-19 (Virus Corona) di Indonesia. Berbagai upaya terus dilakukan baik dari pemerintah maupun inisiatif masyarakat sendiri dengan harapan bisa terbebas dari ancaman virus tersebut. Namun strategi penanganan yang sudah dilakukan nampaknya belum berjalan efektif. Bahkan di pertengahan April ini belum ada tanda-tanda penurunan jumlah korban. Padahal semua masyarakat Indonesia berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir.
Data 9 April 2020, di Indonesia jumlah positif Covid-19 adalah sebanyak 2.956 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 240. Jika data tersebut dibandingkan dengan negara tetangga misalnya, Thailand (30 dari 2.369 kasus), Malaysia (65 dari 4.119 kasus), atau bahkan Vietnam (0 dari 251 kasus), Indonesia termasuk salah satu negara yang tingkat kematiannya tertinggi di dunia.
Jika melihat data tersebut dan dibandingkan dengan upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia sampai hari ini, kita mendapati sebuah data yang meragukan. Karena langkah serta kebijakan dari negara-negara yang sudah disebutkan tadi atau di banyak negara lainnya dibandingkan dengan Indonesia jauh berbeda, utamanya pada keseriusan pemerintah melakukan deteksi virus dalam bentuk percepatan tes terhadap warganya. Bagaimana kita bisa menyebut data yang dimiliki Indonesia tersebut akurat jika faktanya tes tidak pernah dilakukan secara tanggap dan secepat negara-negara lain. Hal itu juga yang kemudian memungkinkan data kematian kasus Covid-19 di Indonesia termasuk salah satu tertinggi di dunia.
Seharusnya untuk menentukan langkah awal penanganan Covid-19, pemerintah Indonesia bisa belajar dari negara-negara lain. Amerika Serikat misalnya yang sampai hari ini masih menempati posisi teratas jumlah kasus positif serta tingkat kematian terbanyak di dunia sejumlah 14.622 dari total 426.300 kasus. Layaknya seorang atlit lari yang terus mengejar kecepatan musuhnya, pemerintah Amerika Serikat sejak awal kasus Covid-19 terus berupaya meningkatkan kecepatan tes per hari terhadap warganya, mengingat Covid-19 termasuk virus yang memiliki tingkat penyebaran begitu cepat. Atau pengalaman negara-negara lain yang seharusnya pemerintah Indonesia bisa belajar darinya, namun lagi-lagi kita tidak menemukan langkah semacam itu diterapkan di Indonesia.
Kebijakan yang Tak Berpijak
Baru-baru ini pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan yang dinamakan pembatasan social berskala besar (PSBB). Kebijakan tersebut hanya diterapkan pada wilayah yang sudah menjadi zona merah dimana wilayah tersebut menjadi episentrum virus dan tingkat penyebarannya meluas dan cepat. Pada dasarnya kebijakan tersebut cukup ideal, namun lagi-lagi dengan pijakan data yang meragukan kita juga akan meragukan efektifitas serta ketepatan PSBB ketika diterapkan di suatu wilayah. Maka dari itu, mempercepat tes dalam skala besar menjadi penting untuk segera dilakukan pemerintah Indonesia, agar pijakan data yang dipakai akurat dan penanganan lanjutannya juga tepat.
Melihat beberapa point di atas, melakukan tes Covid-19 dalam skala besar tidak bisa ditawar-tawar lagi. Pemerintah Indonesia bisa menerapkan skema tes yang bersifat wajib bagi masyarakat khususnya yang berada di wilayah episentrum virus seperti Jakarta. Pemerintah bisa mulai dari sana. Dari situlah mendisiplinkan warga negara dengan cara menerapkan sanksi berat bisa dilakukan oleh negara. Akan sulit membayangkan masyarakat tidak ragu lagi terhadap kebijakan PSBB ketika pemerintah sendiri tidak mendasarkan kebijakan tersebut pada data yang akurat. Keragu-raguan pasti akan terus mengelilingi masyarakat, karena mereka tidak tahu pasti diri mereka sudah aman dari paparan virus Covid-19 atau belum.
Pemerintah bisa mulai melakukan tes dalam skala besar yang langsung di bawah instruksi presiden dengan melibatkan kementerian kesehatan, BNPB, TNI, Polri, PNS hingga aparat desa/kelurahan. Relawan juga bisa dilibatkan menjadi panitia tes massal. Posko tes massal bisa ditempatkan sampai tingkat pemerintahan di bawah misalnya RW.
Dari hasil pelaksanaan tes massal dan serentak langsung dilakukan tindakan penanganan sesuai statusnya masing-masing. Rumah isolasi disiapkan di setiap desa serta menyiapkan rumah sakit rujukan di tiap kabupaten/kota.
Bagaimana dengan anggarannya? Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat 83.931 wilayah administrasi setingkat desa di Indonesia pada 2018. Jika 1 desa rata-rata menghabiskan Rp1 miliar untuk tes dan penanganan Covid-19, maka biayanya sekitar Rp84 Triliun. Ini hanya sekitar 19% dari anggaran Rp450 Triliun menangani Covid-19.
Harapan yang Terukur
Dengan adanya tes massal maka pemerintah akan mendapat data yang utuh sekaligus terukur. Yang lebih penting, masyarakat tidak panik dan bisa bekerja kembali dengan tetap menggunakan pola hidup sehat.
Tes massal, selain untuk mendapatkan data yang akurat terkait persebaran virus, pemerintah juga bisa mengembangkan data tersebut untuk kepentingan mendeteksi kelompok masyarakat yang rentan seperti orang lanjut usia (lansia).
Selain itu, pemerintah juga perlu menggabungkan data hasil tes tersebut dengan data tentang persentasi kemiskinan di Indonesia. Sehingga selain mampu mengambil kebijakan yang tepat untuk memproteksi kesehatan warga negara, melalui data kemiskinan yang tersedia pemerintah juga bisa menerapkan kebijakan proteksi ekonomi warga negara dan mampu memperkirakan anggaran yang kemudian harus disiapkan untuk memastikan suplai logistik bagi masyarakat yang rentan secara ekonomi.
Selebihnya, masyarakat secara umum juga bisa mengambil posisi dan berperan untuk terus mengampanyekan pola hidup sehat, melakukan pembatasan sosial, serta menjaga jarak dengan orang lain di lingkungan masing-masing.
Kesemua langkah tersebut agar masyarakat Indonesia bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19.
Related Posts
Latest News
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Posted Desember 8, 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Posted Januari 20, 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Posted Januari 15, 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Posted Desember 6, 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Posted Desember 3, 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Posted November 29, 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Posted November 24, 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Posted November 2, 2022
- 0
-
Jelang Mudik Lebaran 1447 Hijriah, Masyarakat Diimbau Persiapkan Perjalanan dengan Baik : Utamakan Keselamatan
Mamuju — Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi, masyarakat...
- Posted Maret 10, 2026
- 0
-
Hari Keempat Pra-Evaluasi PEKPPP 2026: Tim Intensifkan Pendampingan, Sasar Enam Lokus Layanan
Mamuju – Pelaksanaan Pra-Evaluasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan...
- Posted Maret 8, 2026
- 0
-
Sekda Sulbar Tinjauan Aset di Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat: Pastikan Pengelolaan Optimal dan Efektif
Jakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana...
- Posted Maret 8, 2026
- 0
-
Layanan Samkel di Pasar Tasiu Kalukku, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Catat Penerimaan Rp6,2 Juta
Mamuju Kareba – Upaya mendekatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor kepada...
- Posted Maret 8, 2026
- 0
-
Gubernur Sulbar Terbitkan SE WFA bagi ASN Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H
Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menerapkan penyesuaian pelaksanaan tugas...
- Posted Maret 8, 2026
- 0
-
DWP Sulbar Launching Pasar Ramadhan
MAMUJU — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Barat,...
- Posted Februari 24, 2026
- 0
-
Biro Organisasi Setda Sulbar Fasilitasi Verval Data Capaian Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2025
MAMUJU – Untuk meningkatkan akuntabilitas, kualitas tata kelola pemerintahan, dan...
- Posted Februari 24, 2026
- 0
Berita Terkini
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Minggu, 8 Desember 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Jumat, 20 Januari 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Minggu, 15 Januari 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Selasa, 6 Desember 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Sabtu, 3 Desember 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Selasa, 29 November 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Kamis, 24 November 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Rabu, 2 November 2022
- 0
-
Jelang Mudik Lebaran 1447 Hijriah, Masyarakat Diimbau Persiapkan Perjalanan dengan Baik : Utamakan Keselamatan
Mamuju — Menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi, masyarakat...
- Selasa, 10 Maret 2026
- 0
-
Hari Keempat Pra-Evaluasi PEKPPP 2026: Tim Intensifkan Pendampingan, Sasar Enam Lokus Layanan
Mamuju – Pelaksanaan Pra-Evaluasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan...
- Minggu, 8 Maret 2026
- 0
-
Sekda Sulbar Tinjauan Aset di Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat: Pastikan Pengelolaan Optimal dan Efektif
Jakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana...
- Minggu, 8 Maret 2026
- 0
-
Layanan Samkel di Pasar Tasiu Kalukku, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Catat Penerimaan Rp6,2 Juta
Mamuju Kareba – Upaya mendekatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor kepada...
- Minggu, 8 Maret 2026
- 0
-
Gubernur Sulbar Terbitkan SE WFA bagi ASN Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H
Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menerapkan penyesuaian pelaksanaan tugas...
- Minggu, 8 Maret 2026
- 0
-
DWP Sulbar Launching Pasar Ramadhan
MAMUJU — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Barat,...
- Selasa, 24 Februari 2026
- 0
-
Biro Organisasi Setda Sulbar Fasilitasi Verval Data Capaian Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2025
MAMUJU – Untuk meningkatkan akuntabilitas, kualitas tata kelola pemerintahan, dan...
- Selasa, 24 Februari 2026
- 0
-
Jembatan Utama Poros Matangnga–Keppe di Desa Botteng Ambruk, Penanganan Darurat Dilakukan Dinas PUPR Sulbar
Mamasa – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pekerjaan...
- Selasa, 24 Februari 2026
- 0
-
TRC BPBD Sulawesi Barat Gelar Simulasi Gempa Bumi di Kantor TVRI Sulbar
Mamuju— Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, Tim Reaksi...
- Jumat, 13 Februari 2026
- 0
-
Pemprov Sulbar Resmi Alihkan Hak atas Lahan BLK Beru-beru kepada Kementerian Ketenagakerjaan
Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas...
- Jumat, 13 Februari 2026
- 0



0 comments