- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Sambt HUT RI, Seluruh Stakeholder Berkontribusi Sukseskan Gernas Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Mamuju Kareba1
Dalam rangka menyambut dan menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan Indonesia, pemerintah pusat melalui Kemendagri RI menggagas Gerakan Nasional (Gernas) Pembagian 10 juta bendera merah putih.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemprov Sulbar bersama Forkopimda Sulbar serta instansi terkait melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, di Rujab Sekprov Sulbar, Kamis 4 Agustus 2022.
Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Herdin Ismail mengatakan, gerakan itu bertujuan untuk menggugah kembali semangat persatuan dan kecintaan warga negara Indonesia kepada tanah air.
Herdin menyampaikan, nantinya bendera yang terkumpul jumlahnya ada sekira 13.200 yang memiliki dua variatif ukuran berbeda, yakni 60×60 cm dan 80×120 cm.
“10 juta itu bukan berarti secara fisik benderanya harus ada 10 juta se-Indonesia, tapi 10 juta itu adalah angka yang tertinggi dalam sebutan bentuk satuan,”tutur Herdin
Herdin juga menyebutkan jika gerakan itu bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di wilayah masing-masing, karena akan melibatkan pelaku UMKM di bidang usaha konveksi dan bisa juga ikut mempromosikan destinasi wisata yang ada di Sulbar.
“Seperti yang sudah direncanakan bersama Lanal Mamuju bahwasanya nanti akan ada pengibaran bendera merah putih di bawah laut. Namun, untuk kepastian waktu dan titik lokasinya masih menunggu keputusan rapat selanjutnya yang akan diadakan sesegera mungkin,”ucapnya
Herdin berharap, seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan lainnya bisa ikut berkontribusi dalam mensukseskan gerakan itu.
Ia menambahkan, adapun pengadaan bendera dari OPD yang ada di lingkup provinsi dan juga pihak-pihak lain seperti perusahaan swasta, perbankan dan juga partai politik, yang mana masing-masing menyumbang minimal 50 bendera.
Sementara, dalam pertemuan itu Ketua DPRD Sulbar St. Suraidah Suhardi mengusulkan agar semua tokoh masyarakat harus ikut dilibatkan dalam mensukseskan gerakan tersebut, termasuk FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama).
“Dalam hal ini tentu saja kita mengharapkan pengibaran bendera bisa dilakukan juga di rumah-rumah ibadah,”kata Suraidah
Suraidah menuturkan, esensi yang didapatkan dengan adanya gerakan itu adalah sebagai warga negara Indonesia harus mengapresiasi dan menggelorakan semangat para Pahlawan pejuang dalam meraih kemerdekaan.
“Ini juga merupakan suatu bentuk tanggungjawab kita sebagai generasi pelanjut dari pejuang kemerdekaan kita yang terdahulu. Kita ini satu Indonesia, dan Kita satu Pancasila,”pungkasnya
Untuk diketahui, dalam gerakan tersebut yang dibagikan hanya bendera merah putih, sedangkan tiangnya diharapkan kepada masing-masing penerima menyiapkannya. (Ayu)




0 comments