- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Pasien Korban Pengeroyokan Geger Otak di Rujuk Ke RSUD Prov Sulbar
Mamuju Kareba1- Mendapakan perawatan lebih maksimal Pasien korban pengeroyokan di Tobadak IV pada tanggal 19 februari lalu minggu kemarin dirujuk ke Rumah sakit daerah provinsi sulawesi barat.
Sebelumnya pasien ini di keroyok oleh 5 orang mengakibatkan kepala Daeng Rahman 67 tahun mendapakan 20 jahitan sejumlaj luka memar.
Menurut lina (anak korban), tadi malam jam 20 wita. Tiba di RSUD Regional Sulbar dan langsung mendapat perawatan.kata lina di Mamuju Senin 26/2/18.
Dia mengatakan setelah prngeroyokan konsisi bapak blm baik jika kepala bergerak dia langsung mual-mual sesekali ia muntah.ujar sedih.
Peralatan medis di mateng masih terbatas sehingga kami terima rujukan ini.
Lina meragukan kasus ini dapat tuntas secara hukum karena dia tau betul keluaga pelaku adalah sangat berpengaru di Tobadak. Sudah beberapa kejadian pelalu masih berkeliaran Kami masyarakat kecil tidak berdaya. tuturnya.#r1.




0 comments