- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Meriahkah Hari Lahir Pancasila
MAMUJU KAREBA1-Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 1945 – 1 Juni 2017. bertepatan masuknya hari ke 5 Puasa di Bulan Ramadhan 1438 H. Ternyata tidak mengurangi antusias para ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk hadir memeriahkan Hari Lahir Pancasila dengan melaksankan upacara bendera yang berlangung di Halaman Kantor Bupati Mamuju, kamis 1 juni 2017.
Upacara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP Pababari, Kapolres Mamuju AKBP. Muhammad rifai, SH.,S.IK, Dandim 1418 Mamuju Letnan kolonel Arhanud M Imran, Kepala Kejaksaan Negeri Mamuju Muhammad Rabith, SH, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab. Mamuju serta seluruh peserta upacara.
Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP Pababari, yang menjadi Inspektur Upacara Bendera. Mengingatkan melalui Sambutan Presiden RI dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila bahwa kodrat bangsa lndonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk lndonesia. ltulah ke-bhinneka tunggal ika-an kita.
Namun, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Kebinekaan kita sedang diuji. Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan kita. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalah gunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong.
Oleh karena itu, saya mengajak peran aktif para ulama,ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyaraka tuntuk menjaga Pancasila. Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Katanya.
Selamat Hari Lahir Pancasila. Kita lndonesia, Kita Pancasila. Semua Anda lndonesia, semua Anda Pancasila. Saya lndonesia, Saya Pancasila. Tutup, Wakil Bupati Mamuju di akhir Sambutan Presiden RI Joko Widodo.
Sumber :(HMS. Lisa Sari Dewi Hasanuddin)



0 comments