- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
- KETIKA DITANYAI TITIK PENGAWASAN DAN PENEGAKAN PERDA, TANGGAPAN PIMPINAN SATPOL PP MAMUJU SANGAT MENCURIGAKAN: ANGGARAN BESAR TAPI TIDAK TRANSPARAN
- ANGGARAN LINGKUNGAN SATPOL PP MAMUJU JADI SOROTAN, AKTIVIS DAN WARTAWAN CURIGA TIDAK ADA TRANSAKSI, KEJAKSAAN DIMINTA AUDIT
Hari Jadi Daerah dan Kebanggaan Masa Lalu
Penulis: Gufran Padjalai
JIKA keberadaan suatu daerah (kabupaten atau provinsi) dengan kondisi masyarakat yang telah maju di sebuah wilayah, usianya masih terbilang muda, misalnya baru sekian puluh tahun, maka adalah hal yang wajar kalau keadaannya hari ini, khususnya di bidang kemajuan pembangunan, kebudayaan dan peradaban yang datang dari masa lalu, masih belum melangkah jauh.
Tetapi jika usianya telah ratusan tahun, namun jejak peradaban yang ditinggalkan masyarakat di wilayah tersebut, tidak menunjukkan banyak bukti kemajuan yang diwariskan, maka masihkah hari jadi atau hari ulang tahun yang ditetapkan jauh ke belakang dan sengaja dibuat lebih tua, dengan maksud agar ketuaan itu bisa dibanggakan?
Atau justru jangan-jangan kita sebagai pewaris, malah akan dibuat malu dengan kenyataan bahwa daerah yang kita tinggali usianya telah sangat uzur, tetapi masyarakatnya dari masa ke masa ternyata tidak mampu berbuat banyak untuk menghasilkan peradaban maju yang layak untuk dibanggakan.
Sebab bisa saja orang di luar sana akan bicara; nenek moyang kalian selama ratusan tahun yang lalu kerjanya apa dan ke mana saja? Mengapa mereka bisa meninggalkan kalian dalam keadaan menyedihkan seperti ini tanpa jejak peradaban yang dikenal?
Lihatlah jejak peradaban kota-kota tua di dunia. Karena nenek moyang mereka kreatif, maju dan menguasai teknologi, mereka hari ini mewarisi bangunan-bangunan monumental yang membanggakan dan bersejarah.
Mereka punya gedung-gedung tua, istana, benteng, kastil dan tempat-tempat pemujaan yang hingga kini tetap berdiri kokoh dan tak hancur oleh perjalanan masa dan perputaran waktu.
Jejak pusat-pusat kebudayaan masa lalu mereka ditemukan tersebar di seantero kota. Bahkan bukti-bukti peninggalan hasil kreasi para intelektual dari kaum mereka yang hidup di masa lalu, berupa temuan dari hasil kajian dan telaah ilmu pengetahuan membuat dunia hari ini terperangah.
Tetapi kita? Sungguh menyedihkan. Tapi sudahlah. Berhenti berdebat soal kapan daerah yang kita diami ini terbentuk. Apa lagi dengan asumsi bahwa penetapan hari jadi daerah itu mesti diukur dari masa kejayaan.
Tetapkan saja. Tapi jangan paksakan diri ingin disebut sebagai bagian dari masyarakat pencipta peradaban dunia masa lalu kalau nyatanya hari ini, kita tidak menyaksikan banyak hal yang diakui dunia sebagai produk yang lahir di masa yang disebut dengan kejayaan.
Jangan bebani arwah nenek moyang kita di alam sana dengan penyesalan karena tidak meninggalkan warisan peradaban yang hari ini dapat kita banggakan kepada dunia.
Sudah cukup derita di masa hidup para leluhur kita yang ketika itu sungguh sangat berat menjalani hidup karena belitan serba keterbatasan.
Ingat, pada masa itu, juga telah dikenal apa yang hari ini kita sebut dengan persaingan, pertikaian sampai pada pengusiran dan pelarian. Dan mereka, nenek moyang kita itu, kalah bersaing. Kalah dalam menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan sehingga kita saat ini masih cenderung dianggap terbelakang.
Biarkan saja saat ini kita dianggap masih terbelakang. Tapi bukan karena itu kita lalu menciptakan cerita fiksi pernah mengalami kejayaan. Jika memang benar, toh kejayaan itu telah berlalu. Tetapi jika ternyata hanya dongeng, juga jangan salahkan para leluhur kita.
Sebab sepertinya ketika itu, nenek moyang kita berpendapat; lebih penting untuk sekedar bisa bertahan hidup daripada harus bersusah payah menguasai itu semua. Itu mereka lakukan demi untuk tetap bisa melanjutkan keturunan, sehingga kita hari ini juga ada.
Kewajiban kita sekarang adalah, berusaha dengan keras untuk menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan dan ekonomi. Sehingga kita bisa mengembangkan budaya, tetapi jangan lupa pada agama.
Setelah itu kita bangun peradaban yang bisa dibanggakan, dengan begitu kita tidak akan disesali oleh anak cucu kita dikemudian hari.
Wallahu a’lam bissawaab
Latest News
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Posted Desember 8, 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Posted Januari 20, 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Posted Januari 15, 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Posted Desember 6, 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Posted Desember 3, 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Posted November 29, 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Posted November 24, 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Posted November 2, 2022
- 0
-
Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
MAMUJU – Polemik pengelolaan limbah di Dapur Makan Bergizi Gratis...
- Posted Juni 11, 2026
- 0
-
Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
MAMUJU– Implementasi program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di...
- Posted Juni 10, 2026
- 0
-
DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
KAREBASATU.COM | MAMUJU – Keluhan warga Dusun Bullung, Desa...
- Posted Juni 6, 2026
- 0
-
WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
KAREBASATU.COM | MAMUJU – Baharuddin (45), warga Dusun Bullung, Desa...
- Posted Juni 6, 2026
- 0
-
GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
KAREBASATU.COM | MAMUJU – Gerakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK)...
- Posted Juni 3, 2026
- 0
-
Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
MAMUJU – Sorotan tajam dari kalangan media dan aktivis terhadap...
- Posted Juni 1, 2026
- 0
-
IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
MAMUJU – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), Irham...
- Posted Mei 28, 2026
- 0
Berita Terkini
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Minggu, 8 Desember 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Jumat, 20 Januari 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Minggu, 15 Januari 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Selasa, 6 Desember 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Sabtu, 3 Desember 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Selasa, 29 November 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Kamis, 24 November 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Rabu, 2 November 2022
- 0
-
Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
MAMUJU – Polemik pengelolaan limbah di Dapur Makan Bergizi Gratis...
- Kamis, 11 Juni 2026
- 0
-
Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
MAMUJU– Implementasi program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di...
- Rabu, 10 Juni 2026
- 0
-
DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
KAREBASATU.COM | MAMUJU – Keluhan warga Dusun Bullung, Desa...
- Sabtu, 6 Juni 2026
- 0
-
WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
KAREBASATU.COM | MAMUJU – Baharuddin (45), warga Dusun Bullung, Desa...
- Sabtu, 6 Juni 2026
- 0
-
GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
KAREBASATU.COM | MAMUJU – Gerakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK)...
- Rabu, 3 Juni 2026
- 0
-
Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
MAMUJU – Sorotan tajam dari kalangan media dan aktivis terhadap...
- Senin, 1 Juni 2026
- 0
-
IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
MAMUJU – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), Irham...
- Kamis, 28 Mei 2026
- 0
-
GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
MAMUJU – Gerakan Barisan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) Sulawesi Barat...
- Selasa, 26 Mei 2026
- 0
-
KETIKA DITANYAI TITIK PENGAWASAN DAN PENEGAKAN PERDA, TANGGAPAN PIMPINAN SATPOL PP MAMUJU SANGAT MENCURIGAKAN: ANGGARAN BESAR TAPI TIDAK TRANSPARAN
KETIKA DITANYAI TITIK PENGAWASAN DAN PENEGAKAN PERDA, TANGGAPAN PIMPINAN SATPOL...
- Sabtu, 23 Mei 2026
- 0
-
ANGGARAN LINGKUNGAN SATPOL PP MAMUJU JADI SOROTAN, AKTIVIS DAN WARTAWAN CURIGA TIDAK ADA TRANSAKSI, KEJAKSAAN DIMINTA AUDIT
MAMUJU – Pengelolaan anggaran lingkungan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja...
- Jumat, 22 Mei 2026
- 0
0 comments