Bupati Mamuju: “Kalau Ada Pungutan Lapor Ke Saya”

By on Sabtu, 4 September 2021



Mamuju Kareba1-

Bupati Mamuju meresmikan Masjid At-Taubah Botteng, Minggu, 4 September 2021. Acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan 100 sertifikat tanah gratis dan bantuan sembako untuk 500 kepala keluarga.

Pembangunan masjid At-Taubah merupakan inisiatif dari sebuah yayasan bernama Yayasan Masjid Pedesaan. Perwakilan Yayasan Masjid Pedesaan, Zainal Abidin menyampaikan dalam laporannya, bahwa pembangunan masjid ini menghabiskan dana kurang lebih 500 juta, yang dikumpulkan melalui situs Kitabisa.

Bupati sendiri menyampaikan rasa terimakasih kepada Yayasan Masjid Pedesaan untuk bantuan berupa sarana ibadah. Sutinah Suhardi juga mengiyakan pernyataan Zainal bahwa sudah tidak jaman masjid hanya digunakan untuk salat. “Syiar agama dan syiar sosial juga bisa kita suarakan dari masjid. Buka mata kita lebih lebar kepada sekitar, bantu sesama ta yang kesulitan.”

Setelah pengguntingan pita, Bupati Mamuju menyerahkan bantuan sembako untuk 500 KK juga 100 sertifikat tanah gratis untuk warga Desa Kopeang. Sebelum sertifikat berpindah tangan, ia memastikan penerima tidak dipungut sepeserpun biaya. “Ndak dimintaijaki bayaran, pak? Kalau ada yang pungutki bayaran, langsung lapor ke saya!” tegas Sutinah. Sutinah juga mengingatkan aparat desa bahwa sesungguhnya mereka adalah pelayan masyarakat, yang sudah seharusnya melayani kebutuhan masyarakat Kopeang; mereka tidak perlu repot-repot ke Mamuju mengurus sertifikat tanah, karena sudah ada aparat desa yang menguruskan.

Ditemui selepas acara, Bupati Mamuju menyatakan angkat jempol untuk Warga Botteng perihal kekompakan. “Ini kali ke tiga saya hadir di sini sebagai bupati. Insya Allah tahun depan kita akan anggarkan perbaikan fasilitas MCK dan wudu di samping masjid. Saya juga berharap agar masjid jangan dikunci, biar musafir yang mau singgah bisa menunaikan salat.” (Diskominfosandi/RF).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten − five =