- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Kadis PU Sulbar Dampingi Mantan Gubernur Sulbar Tinjau Pembangunan RSUD Regional
Mamuju Kateba1- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nazaruddin dan pelaksana proyek pembangunan rumah sakit. Dampibgi mantan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Anwar Adnan Saleh saat menyambangi RSUD Regional tipe B, Jl Marthadinata, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Selasa (16/1/2018).
Anwar didampingi Direktur RSUD Sulbar, dr Andi Munasir, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nazaruddin dan pelaksana proyek pembangunan rumah sakit.
Anwar mengunjungi beberapa ruangan rumah sakit yang sementara dalam proses perampungan

Di antaranya ruangan operasi, ruangan perawatan, ruangan sterilisasi alat kesehatan, UGD, kamar jenazah, dan dapur rumah sakit.
Anwar mengatakan, meski masih ada beberapa yang memerlukan penyempurnaan, namun gedung tersebut sudah memenuhi standar untuk dioperasikan.
“Gedung apa saja yang baru dikerjakan selalu ada kekurangan, tapi dalam perjalanannya itulah kita akan sempurnakan,” kata Anwar kepada dijutip dari TribunSulbar.com.
“Ini pertama kali saya ke sini, saya minta izin ke direktur dan kepada PU, karena pembangunan rumah sakit ini memang ide awalnya saya yang menggagas,” ujar menambahkan.
Anwar berhadap, RS tersebut secepatnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sulbar yang membutuhkan.
Total anggaran pembangunan fisik rumah sakit tersebut sebesar Rp 201 miliar.
“Itu diluar alat-alat kesehatan, karena peralatan juga puluhan miliar. Kita juga pernah dapat bantuan dari Menteri Kesehatan Rp 55 miliar untuk penyediaan alat kesehatan,” tutur Anwar
0 comments