- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Jembatan di Perbatasan Topoyo Nyaris Ambruk
MAMUJU KAREBA1-Jembatan yang terletak di perbatasan Topoyo Ibukota Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat saat ini kondisinya hampir ambruk. Diduga karena tidak kuat menahan kendaraan bertonase besar yang melintas diatasnya dan tergerus air sungai ketika banjir.
Pantauan di Mamuju, Sabtu, ratusan kendaraan dari arah berlawanan melakukan antrian panjang untuk dapat melintasi jembatan Topoyo yang terletak di jalur trans sulawesi menghubungkan antara kabupaten Mamuju Tengah dengan Kabupaten Mamuju ibukota Provinsi Sulbar maupun dengan sejumlah daerah dibagian utara Provinsi Sulbar termasuk
Provinsi Sulawesi Tengah.
Jembatan tersebut sedang dilakukan perbaikan sementara karena nyaris ambruk akibat karena diduga tidak kuat menahan kendaraan bertonase besar yang melintas diatasnya dan juga tergerus air sungai ketika banjir.
Sejumlah pekerja dari balai jalan nasional tampak membenahi jambatan yang agar tidak lagi tampak nyaris ambruk ke sungai.
Diatas jembatan itu dilakukan sistem buka tutup bagi kendaraan yang akan melintas sehingga antrian kendaraan panjang dari dua arah tampak terjadi di jembatan itu.
“Pemerintah akan memperbaiki jembatan ini sehingga akan terhambat melaluinya karena sistem buka tutup, jembatan ini menanggung beban kendaraan yang cukup berat dan dibagian landasannya tergerus sungai sehingga tampak nyaris ambruk,” kata Idham salah seorang warga.
Ia mengatakan, jembatan yang dilintasi ketika akan memasuki kota Topoyo dari arah selatan ini meski diperbaiki secara cepat pemerintah agar jalur trans sulawesi tidak terputus.
“Antisipasi perbaikan jembatan ini harus dilakukan cepat karena jika jembatan ini ditutup untuk perbaikan maka aktivitas masyarakat akan terganggu,” katanya lagi.
Penulis: ikal
Editor : Gufran Padjalai
0 comments