- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Dinas Ketapang Sulbar bersama BI Gelar BPM

Mamuju Kareba1
Pemprov Sulbar melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) bekerjasama dengan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar menggelar Bazar Pangan Murah (BPM), Kamis 18 Agustus 2022.
Bertempat di depan Kantor Gubernur Sulbar Jl. H. Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju, penyelenggaraan BPM tersebut bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Kepala Dinas Ketapang Sulbar, Abd. Waris Bestari mengatakan, BPM yang diselenggarakan tersebut merupakan arahan dari Badan Pangan Nasional yang dilakukan di setiap daerah terutama di Sulbar, yang intinya adalah bagaimana menjaga stabilisasi harga pangan yang ada di daerah.
“Dalam kegiatan ini kita berkolaborasi, bekerjasama dengan BI. Kami dengan BI adalah satu tim bagaimana menjaga stabilisasi harga pangan yang ada di daerah ini,”kata Abd. Waris
Dia menjelaskan, pihaknya dengan BI memiliki peran bagaimana membantu masyarakat sedikit demi sedikit memangkas harga pasokan pangan, misalnya harga telur satu rak di pasar tradisional biasanya Rp.50.000, sedangkan di BPM dijual dengan harga Rp. 45.000 atau Rp. 48.000.

“Jadi ada subsidi dari pemerintah. Di sinilah kita harapkan bahwa pemerintah berperan di dalamnya bagaimana membatu masyarakat kita untuk menstabilkan harga,”tandasnya
Abd. Waris bersyukur atas kepedulian BI yang sangat besar, sehingga pihaknya bisa bersinergi dan bekerjasama agar inflasi di Sulbar dapat benar-benar dijaga supaya tidak melonjak.
“Olehnya itu jika tidak ada halangan BPM ini akan dilaksanakan tiap bulan. Mudah-mudahan kita bisa laksanakan sampai Desember dengan tetap berkolaborasi dengan BI, Perum Bulog dan mungkin pada HUT Sulbar kalau ada kegiatan seremoni kami bisa buka lagi pasar murah, apakah tetap di tempat ini atau di tempat lain,”bebernya
Ia menambahkan, untuk pasokan pangan di Sulbar terutama subsidi silang telur, beras, bawang dan lainnya masih terkendali, apalagi sampai saat ini Sulbar surplus beras.
Kepala Kantor Perwakilan BI Sulbar, Hermanto mengatakan, tujuan pelaksanaan BPM adalah bagaimana menyediakan harga pangan, terutama yang lebih terjangkau untuk masyarakat.
Selain itu, juga bisa berkontribusi pada pengendalian harga pangan yang lebih stabil dan rendah, sehingga bisa mengurangi inflasi Sulbar, yang mana saat ini inflasi pangannya tinggi.
“Dengan adanya kegiatan ini kita berharap di beberapa kegiatan kedepan akan semakin juga bagus, termasuk di izin produksinya. Inikan masalah pengendalian harga di konsumen, ada produksi, ada distribusi jadi semua nanti bisa membuat harga komoditas pangan di Mamuju khususnya dan Sulbar pada umumnya lebih rendah dan stabil. Itu tujuan utamanya,”kata Hermanto
Disampaikan, inflasi Sulbar saat ini sedikit lebih tinggi daripada nasional untuk periode Juli secara tahunan yakni 5,23 persen, sedangkan nasioal 5,4 persen.
“Jadi trendnya meningkat terus dari sebelumnya, kan kita punya target 3 persen, masksimal 4 persen, namun sekarang 5 persen lebih,”ungkapnya
Untuk diketahui, kegiatan itu akan berlangsung selama tiga hari dimulai 18 sampai 20 Agustus 2022. Adapun peserta BPM terdiri dari Perum Bulog, pelaku usaha dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Sulbar, pelaku usaha dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar, distributor ayam, distributor telur dan distributor sayur-sayuran. (mhy)




0 comments