Dinkes Sulbar bentuk TGC dan waspadai penyakit menular

By on Senin, 13 September 2021

Mamuju Kareba1-

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat membentuk tim gerak cepat (TGC) untuk mewaspadai kejadian luar biasa (KLB) wabah penyakit menular dimasa pendemi COVID-19.

“KLB penyakit menular dan keracunan makanan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan jatuhnya korban kesakitan dan kematian yang banyak,” kata Kepala Dinkes Sulbar drg Asran Masdy, KG, MAP di Mamuju

Dikatakan, kondisi itu menyerap anggaran biaya yang besar dalam upaya penanggulangan dan akan berdampak pada sektor ekonomi, pariwisata. Serta berpotensi menyebar luas lintas kabupaten dan kota, provinsi bahkan antar negara.

 

“Diare, campak, difteri, demam berdarah, keracunan makanan adalah jenis penyakit yang sering menyebabkan KLB di Indonesia, dan patut diwaspadai dimasa pendemi COVID-19 ini,” ujarnya.

Selain itu, penyakit KLB lainnya adalah Polio, HFMD, Malaria, meskipun dinilai jarang terjadi.

Ia mengatakan, kejadian KLB perlu dideteksi secara dini dan diikuti tindakan yang cepat dan tepat, perlu diidentifikasi adanya ancaman KLB. Beserta kondisi rentan yang memperbesar risiko terjadinya KLB agar dapat dilakukan peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan KLB

Oleh karena itu ia mengatakan, dilakukan peningkatan kapasitas tenaga puskesmas dengan membentuk TGC. Guna mengantisipasi melakukan respon pencegahan dan penanggulangan KLB di wilayah kerjanya.

“Untuk itulah diperlukan pelatihan bagi tenaga TGC di Puskesmas untuk meningkatkan kompetensi dalam membantu penanggulangan KLB dan atau wabah di wilayah kerja masing-masing,” katanya

Adapun beberapa kompetensi yang ingin dicapai melalui pelaksanaan pelatihan tersebut yaitu tenaga kesehatan di puskesmas yang tergabung dalam Tim Gerak Cepat diharapkan mampu :

Melakukan surveilans penyakit menular potensial KLB dan wabah

Melakukan penyelidikan epidemiologi penyakit menular potensial KLB dan wabah

Melakukan pencegahan dan pengendalian infeksi terkait penyakit potensialal KLB dan wabah

Melakukan manajemen kasus penyakit menular potensial KLB dan wabah

Melakukan pengelolaan spesimen penyakit menular potensial KLB dan wabah

Melakukan komunikasi risiko penyakit menular potensial KLB dan wabah

Melakukan kerjasama tim dalam penanggulangan penyakit menular potensial KLB dan wabah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − six =