- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Diduga serobot lahan warga, oknum polisi di Mamuju di laporkan ke Polda

MAMUJU Kareba1.com- Seorang oknum polisi pangkat Ipda Muliadi bertugas di poksek Kalukku di laporkan Nurdin ke direktorat reserse keriminal umum, Kepolisian negara republik indonesia daerah Sulawesi barat Jl. Aiptu Nurman kalubibing Mamuju. dugaan penyerobotan lokasi.
Berdasarkan surat Nomor: B/89/A1/Vl/2020/ ditreskrimum Perihal: surat pemberitahuan perkembangan hasil penelitian(SP2HP) tanggal: 02 juni 2020 Rujukan laporan pengaduan saudara Nurdin tanggal 4 mei 2020 tentang dugaan tindak pidana penyerobotan sebagai mana yang saudara laporkan yang terjadi pada tahun 2003 di dusun bakengkeng desa Belang – Belang Kecamatan Kalukku, kabaten Mamuju.
Menurut H M Syakir, Kerabat pemilik lokasi, tersebut, penyerobotan ini diketahui setelah ada laporan dari salah satu warga belang-belang bahwa pak muliadi telah memindahkan pagar batas dan mendirikan rumah kayu di area lokasi sukini sejak thn 2003.
Setelah di ketahui tanah lokasi di serobot oleh oknum polisi ,pihak pemilik lokasi melapor ke ketor desa untuk dimediasi antara pemilik lahan degan mulyadi namun dia tidak pernah hadir di kator desa degan alasan sibuk,
Kemudian pihak pemilik lahan mempertanyakan tentang surat kepemilikan apakah ada atau tidak ,menurut kepala desa secara resmi di ketahui oleh pejabat desa pada waktu itu tidak ada arsip jual beli lokasi atas nama Muliadi ucap Sykir.

Keterangan ganti rugi sukini yg di ketahui aparat desa saat itu.
Pemilik lokasi Hj.Sukini alamat Pasangkayu sudah beberapa kali di laporkan ke aparat desa setempat saat itu terkait tapal batas dan meminta menghadirkan Muliadi (oknum polisi) namun ia tidak pernah hadir dengan alasan sibuk.” tututnya ibo.
Ironinya kata Syakir tahun 2011 muncul sporadik siluman yang di terbitkan kepala desa belang-belang.kami pemilik tanah tidak pernah di panggil bertandatangan soal batas “tuturnya.

Sporadik siluman milik oknum polisi
laporkan ke Polsek namun selama bertahun -tahun tidak ada penyelesaian. pada bulan mei lalu kami laporkan ulang ke Polda Sulbar “ucapnya.
Ia menjelaskan, lokasi tersebut ukuran 4000 M.(50×80). sekarang lokasi hanya tersisa 50×28 selebihnya di kuasai oleh mulyadi oknum.polisi kata, Ibo sapaan H Syakir.
Syakir, berharap keadilan dapat dirasakan karena sudah belasan tahun masalah ini tidak ada penyelesaian semoga Kapolda baru ini bisa memberi keadilan kepada masyarakat kecil ujarnya.
lokasi dibeli dari Andi Mansyur tahun 1999 Luas tanah :4000.m2 terletak di dusun bakengkeng desa belang-belang kec kalukku kab mamuju dengan luas batas batas sebagai berikut :
Utara : pelabuhan belangbelang.
Timur : rencana jalan desa.
Selatan : lokasi sdr.Ahmid.
Barat. : jalan pelabuhan belangbelang.
kita tunggu hasil tindak laporan jika terbukti bersalah, setumpuk sangsi kode etik kepolisian akan menanti oknum polisi ini#(Rin).



0 comments