- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
Ketua DPRD Sulbar Bacakan Teks Proklamasi HUT RI Ke 74 Tahun

Advetorial ini dipersembahkan oleh DPRD Provinsi Sulawesi BaratKetua DPRD Sulbar Bacakan Teks Proklamasi HUT RI Ke 74 Tahun

Mamuju, KAREBA1.COM- Ribuah peserta upacara terdiri dari ASN, TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, anggota ormas dan pelajar. Usai peringatan detik-detik proklamasi yang ditandai dengan pembunyian sereni di sudut-sudut lapangan upacara, dilanjutnya dengan pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat, Fitri Amalia Aras, bertindak sebagai pembaca teks proklamasi upacara memperingati hari ulang tahun RI ke 74 tahun.
Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) dipusatkan di areal kantor Gubernur Sulawesi Barat, dimulai sejak Pukul 09.45 Wita berjalan lancar, Sabtu (17/8/2019). Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Gubernur Sulawesi Barat Enny Angraeni Anwar, sementara komadan upacara Alumni Akpol Kompol Riky Miswoyo.
Paskibra bergerak dari sisi utara lapangan upacara, tiba di lapangan mereka membagi barisan.
Kelompok delapan yang di dalam pembawa baki, pembentang dan pengerak bendera merah putih menuju tengah lapangan.
Selanjutnya pembawa baki menuju podium upacara menjemput bendera merah putih, yang diserahkan ispektur upacara, kemudian diantar menuju pasukan pengerak dan pengibar bendera.
Pantaun Tribun-Timur.com, kurang dari 10 menit bendera merah putih dapat berkibar di pucuk tiang bendera tampa ada kendala.
Upacara yang berlangsung khidmat, diakhiri dengan pembacaan doa oleh Kakanwil Kemenag Sulbar dan nyanyian-nyanyian lagu kebangsaan dan lagu daerah oleh kelompok paduan suara.




0 comments