- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
- DESA TAAN MILIKI 4.694 JIWA, RATUSAN WARGA MASIH HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN
- WARGA BULLUNG PROTES: BANTUAN DESA TIDAK MERATA, YANG MAMPU DAPAT, YANG BENAR-BENAR MISKIN TERTINGGAL
- GEBRAK Sulbar Kembali Soroti Satpol PP Mamuju: Desak BPK Telusuri Jejak Anggaran, Waspadai Laporan Fiktif
- Tidak ada klarifikasi, dugaan laporan fiktif satpol PP Mamuju kian kuat: ketua gebrak desak bendahara dan sekretaris diperiksa
- IJS SULBAR DESAK SATPOL PP MAMUJU TRANSPARAN: IRHAM AZIS MINTA KEJAKSAAN AUDIT ANGGARAN LINGKUNGAN YANG DIDUGA FIKTIF
- GEBRAK SULBAR APRESIASI PUTUSAN TEGAS POLRESTA MAMUJU: BRIPTU AHMAD KASYFI DIPATSU 14 HARI, BUKTI TAK ADA OKNUM YANG KEBAL HUKUM
205 Unit Motor Terjaring Operasi Zebra
KAREBA1.COM MAMUJU- Operasi Zebra yang dilaksanakan oleh Polres “Metro” Mamuju Sulawesi Barat , telah memasuki hari ke – 8 dengan jumlah total pelanggar lalu lintas yang berhasil ditindak hingga saat ini sebanyak 205 (dua ratus lima) kendaraan bermotor dengan barang bukti yang disita berupa 25 unit kendaraan roda 2, 1 (satu) unit kendaraan roda 4 dan 179 surat – surat kendaraan.
Kapolres “Metro” Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan, S.I.K., M.H. turun langsung memantau situasi pelaksanaan operasi dan juga ikut melakukan pemeriksaan kelengkapan pengendara kendaraan bermotor.
Saat diwawancarai, Kapolres “Metro” Mamuju menyebutkan bahwa mayoritas pelanggar lalu lintas hari ini di dominasi oleh kendaraan roda 4 (empat) dimana kebanyakan dari pelanggar tersebut tidak menggunakan safety belt / sabuk pengaman.
” Alhamdulillah pelaksanaan operasi zebra hari ini berjalan dengan lancar dan tertib, namun memasuki hari ke – 8 masih banyak kami temukan pelanggar lalu lintas yang mayoritas di dominasi oleh kendaraan roda 4 yang mana pengemudi atau penumpangnya tidak menggunakan safety belt / sabuk “, Ucap AKBP Mohammad Rivai Arvan, S.I.K.,M.H.
Ia juga menambahkan bahwa operasi zebra ini semata – mata bertujuan agar masyarakat selamat dan terhindar dari fatalitas laka lantas yang disebabkan oleh kurang taatnya pengendara terhadap aturan lalu lintas.
” Operasi ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas agar mereka terhindar dari fatalitas laka lantas yang disebabkan kurang taatnya pengendara terhadap aturan berlalu lintas “, Imbuh Kapolres “Metro” Mamuju.
Rencananya, Operasi Zebra Siamasei 2018 ini akan berlangsung selama 2 Minggu, terhitung mulai tanggal 29 Oktober hingga tanggal 12 November 2018 di jalur – jalur yang rawan terjadi laka lantas ataupun pelanggaran lalu lintas#
Sumber Humas Polres



0 comments