- 26 Personil Satlantas Polresta Mamuju Siaga di Anjugan Manakarra
- Gubernur Sulbar Apresiasi Pengabdian Polri pada Panggung Gembira HUT Bhayangkara ke-80
- Dinas Perhubungan Mamuju Akan Tetapkan Ukuran Lahan Parkir Standar dan Adil
- Perketat Pengawasan Parkir, Dinas Perhubungan Ingin Tingkatkan PAD dan Cegah Kebocoran
- Forum Satu Data: Komitmen Integrasi Data Berbasis Desa hingga Provinsi
- Perkuat Tata Kelola, Clearing House PBJ Sulbar Fokus Kesiapan 10 Paket Strategis
- Kasus Proyek Kolam Air Tawar Kalukku: Belum Ada Kepastian Hukum, Kajari Bungkam
- Sejumlah Dugaan Kasus Hukum di Mamuju Masih Menggantung, Aliansi Mendesak Kejari Transparan
- Dapur MBG Simbuang: Antara Dalih Prosedur, Pembiaran Otoritas, dan Aroma “Permainan
- Program Makan Bergizi Gratis di Mamuju Disorot, Aktivis Desak KAREG Sulbar Dievaluasi
Hasil Portal KPU Belum Final, Usman Bilang Patokan Ada di Rekapitulasi kabupaten
MAMUJU Kareba1-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat, Usman
Suhuriah, menegaskan, data yang disajikan di web KPU RI belum final.
Pihaknya akan mengumumkan secara resmi hasil pemungutan suara
Pemilukada Sulawesi Barat hanya berdasarkan perhitungan fisik C1 yang
dikumpulkan dari KPU Kabupaten se Sulawesi Barat,
“Data itu berlaku nasional, pada daerah-daerah yang melaksanakan
Pilkada. Demikian juga di Sulbar. Namun data itu belum final. Yang
dijadikan patokan adalah rekapitulasi asli diseluruh PPK dan kabupaten
se Sulbar ,” jelas Usman di hadapan ratusan massa pendukung Suhardi
Duka (SDK)-Kalma Katta, Jumat (17/02).
Massa bergerak dari kediaman Suhardi Duka (SDK) sekitar pukul 18.00
Wita ke Sekretariat KPU. Tujuannya adalah memastikan bahwa data yang
ada di portal KPU Sulbar itu tidak final dan menjadi acuan kemenangan.
Usai mendengar penjelasan Usman, massa langsung membubarkan diri.
Tidak ada kekerasan atau anarki pada aksi tersebut. Bahkan massa dan
aparat dari Brimob bersalaman dan berangkulan sebelum bubar.
Sebelumnya massa diterima oleh Kapolda Sulbar Brigjen. Pol. Nandang,
Kabid Humas Polda Sulbar AKBP. Hj. Mashura Mappeare, Kapolres Mamuju
AKBP. Rifai dan petinggi Polda maupun Polres Mamuju.
Setelah bernegosiasi, Usman pun keluar menemui massa. Dia dikawal
Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP. Ade Chandra dan Kasat
Intel Polres Mamuju. (Her/Naf)



0 comments