- Idul Fitri; Merawat Silaturrahmi Menjaga Persatuan
- Wagub Sulbar Salim S Mengga Serahkan LKPJ 2024 ke DPRD
- Gubernur Sulbar Serahkan Laporan Keuangan ke BPK
- Buka Puasa Bersama KAHMI, Plh Sekprov Sulbar Harap Sinergi dengan Pemprov
- SDK Buka Sandeq Ramadhan Fest 2025, Wujud Sinergi Pemerintah dan Organisasi Mahasiswa Dukung UMKM
- Gubernur Sulbar Dukung Pengusulan Jepa, Makanan Khas Mandar, sebagai Warisan Budaya UNESCO
- Lima Anggota KIP Sulbar Dilantik, Suhardi Duka Tekankan Pentingnya Kehati-hatian Mengelola Informasi
- DPRD Sulbar melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Tengah
- Pemprov Sulbar Evaluasi OPD, Pastikan APBD Sesuai Inpres 1/2025 dan Sejalan Visi Misi SDK-JSM
- Masa Jabatan Pj Sekprov Amujib Berakhir, Herdin Ismail Ditunjuk Sebagai Pelaksana Harian
Hari Jadi Daerah dan Kebanggaan Masa Lalu
Penulis: Gufran Padjalai
JIKA keberadaan suatu daerah (kabupaten atau provinsi) dengan kondisi masyarakat yang telah maju di sebuah wilayah, usianya masih terbilang muda, misalnya baru sekian puluh tahun, maka adalah hal yang wajar kalau keadaannya hari ini, khususnya di bidang kemajuan pembangunan, kebudayaan dan peradaban yang datang dari masa lalu, masih belum melangkah jauh.
Tetapi jika usianya telah ratusan tahun, namun jejak peradaban yang ditinggalkan masyarakat di wilayah tersebut, tidak menunjukkan banyak bukti kemajuan yang diwariskan, maka masihkah hari jadi atau hari ulang tahun yang ditetapkan jauh ke belakang dan sengaja dibuat lebih tua, dengan maksud agar ketuaan itu bisa dibanggakan?
Atau justru jangan-jangan kita sebagai pewaris, malah akan dibuat malu dengan kenyataan bahwa daerah yang kita tinggali usianya telah sangat uzur, tetapi masyarakatnya dari masa ke masa ternyata tidak mampu berbuat banyak untuk menghasilkan peradaban maju yang layak untuk dibanggakan.
Sebab bisa saja orang di luar sana akan bicara; nenek moyang kalian selama ratusan tahun yang lalu kerjanya apa dan ke mana saja? Mengapa mereka bisa meninggalkan kalian dalam keadaan menyedihkan seperti ini tanpa jejak peradaban yang dikenal?
Lihatlah jejak peradaban kota-kota tua di dunia. Karena nenek moyang mereka kreatif, maju dan menguasai teknologi, mereka hari ini mewarisi bangunan-bangunan monumental yang membanggakan dan bersejarah.
Mereka punya gedung-gedung tua, istana, benteng, kastil dan tempat-tempat pemujaan yang hingga kini tetap berdiri kokoh dan tak hancur oleh perjalanan masa dan perputaran waktu.
Jejak pusat-pusat kebudayaan masa lalu mereka ditemukan tersebar di seantero kota. Bahkan bukti-bukti peninggalan hasil kreasi para intelektual dari kaum mereka yang hidup di masa lalu, berupa temuan dari hasil kajian dan telaah ilmu pengetahuan membuat dunia hari ini terperangah.
Tetapi kita? Sungguh menyedihkan. Tapi sudahlah. Berhenti berdebat soal kapan daerah yang kita diami ini terbentuk. Apa lagi dengan asumsi bahwa penetapan hari jadi daerah itu mesti diukur dari masa kejayaan.
Tetapkan saja. Tapi jangan paksakan diri ingin disebut sebagai bagian dari masyarakat pencipta peradaban dunia masa lalu kalau nyatanya hari ini, kita tidak menyaksikan banyak hal yang diakui dunia sebagai produk yang lahir di masa yang disebut dengan kejayaan.
Jangan bebani arwah nenek moyang kita di alam sana dengan penyesalan karena tidak meninggalkan warisan peradaban yang hari ini dapat kita banggakan kepada dunia.
Sudah cukup derita di masa hidup para leluhur kita yang ketika itu sungguh sangat berat menjalani hidup karena belitan serba keterbatasan.
Ingat, pada masa itu, juga telah dikenal apa yang hari ini kita sebut dengan persaingan, pertikaian sampai pada pengusiran dan pelarian. Dan mereka, nenek moyang kita itu, kalah bersaing. Kalah dalam menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan sehingga kita saat ini masih cenderung dianggap terbelakang.
Biarkan saja saat ini kita dianggap masih terbelakang. Tapi bukan karena itu kita lalu menciptakan cerita fiksi pernah mengalami kejayaan. Jika memang benar, toh kejayaan itu telah berlalu. Tetapi jika ternyata hanya dongeng, juga jangan salahkan para leluhur kita.
Sebab sepertinya ketika itu, nenek moyang kita berpendapat; lebih penting untuk sekedar bisa bertahan hidup daripada harus bersusah payah menguasai itu semua. Itu mereka lakukan demi untuk tetap bisa melanjutkan keturunan, sehingga kita hari ini juga ada.
Kewajiban kita sekarang adalah, berusaha dengan keras untuk menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan dan ekonomi. Sehingga kita bisa mengembangkan budaya, tetapi jangan lupa pada agama.
Setelah itu kita bangun peradaban yang bisa dibanggakan, dengan begitu kita tidak akan disesali oleh anak cucu kita dikemudian hari.
Wallahu a’lam bissawaab

Latest News
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Posted Desember 8, 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Posted Januari 20, 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Posted Januari 15, 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Posted Desember 6, 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Posted Desember 3, 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Posted November 29, 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Posted November 24, 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Posted November 2, 2022
- 0
-
Wagub Sulbar, Salim S Mengga Gelar Open House di Rumah Jonga,Warga Antusias Hadir
POLEWALI –Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga mengadakan open...
- Posted April 4, 2025
- 0
-
Idul Fitri; Merawat Silaturrahmi Menjaga Persatuan
Oleh: Suhardi Duka Sekali lagi, kita sebagai umat muslim diberi...
- Posted Maret 30, 2025
- 0
-
Wagub Sulbar Salim S Mengga Serahkan LKPJ 2024 ke DPRD
MAMUJU — Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat , Salim S...
- Posted Maret 29, 2025
- 0
-
Kolaborasi Pemprov dan Pemkab Mamuju, Laksanakan Salat Idul Ftri di Anjungan Manakarra
MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kolaborasi Pemkab Mamuju bakal...
- Posted Maret 28, 2025
- 0
-
Gubernur Sulbar Serahkan Laporan Keuangan ke BPK
MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat beserta empat Pemerintah Kabupaten...
- Posted Maret 27, 2025
- 0
-
Buka Puasa Bersama KAHMI, Plh Sekprov Sulbar Harap Sinergi dengan Pemprov
MAMUJU – Pelaksana Harian Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat , Herdin...
- Posted Maret 26, 2025
- 0
-
Pemprov dan DPRD Sulbar Dorong Konten Kreator Hadirkan Konten Edukatif
MAMUJU — Plh Sekda Provinsi Sulbar , Herdin Ismail. membuka...
- Posted Maret 22, 2025
- 0

Berita Terkini
-
Raja Mamuju harapkan gubernur terpilih majukan Sulbar
Mamuju Karebasatu- Raja Mamuju ke-17 Bau Akram Dai mengharapkan...
- Minggu, 8 Desember 2024
- 0
-
SENGKETA LAHAN TANAH HAK MILIK MENJADI PERTANYAAN WARGA PADA KEGIATAN JUMAT CURHAT POLSEK TINAMBUNG DI DESA SEPABATU
Tinambung Kareba1 Kegiatan Program quick wins Jumat Curhat pada...
- Jumat, 20 Januari 2023
- 0
-
PJ Gubernur Sulbar Marah Pengelolaan BBIP Poniang, Belanja Miliaran Hasilnya Nihil
MAJENE Kareba1 — Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) di...
- Minggu, 15 Januari 2023
- 0
-
Persawat Citilink Mulai Beroperasi di Bandara Tampa Padang, Buka Rute Mamuju-Jakarta
MAMUJU Kareba1 — Maskapai Penerbangan Citilink kini melayani rute penerbangan...
- Selasa, 6 Desember 2022
- 0
-
Polsek Tinambung Berhasil Mengungkap Dan Menangkap Pelaku Curanmor
foto: komlotan Pelaku dua orang curanmor serta penada hasil curian,...
- Sabtu, 3 Desember 2022
- 0
-
Kronologis Raibnya Sejumlah Tabungan Nasabah Pada Bank Sulselbar
MAMUJU, Kareba1 Kssus Raibnya Dana nasabah milyaran rupiah, bank melakukan...
- Selasa, 29 November 2022
- 0
-
Diduga Kematian Marten Warga Mamasa Tidak wajar
Diduga lelaki Marten seorang pegawai pertanian kabupaten Mamasa Korban...
- Kamis, 24 November 2022
- 0
-
Akhir Tahun, Kadis Perkim Optimis Target Realisasi Anggaran
Mamuju – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Sulbar,...
- Rabu, 2 November 2022
- 0
-
Wagub Sulbar, Salim S Mengga Gelar Open House di Rumah Jonga,Warga Antusias Hadir
POLEWALI –Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga mengadakan open...
- Jumat, 4 April 2025
- 0
-
Idul Fitri; Merawat Silaturrahmi Menjaga Persatuan
Oleh: Suhardi Duka Sekali lagi, kita sebagai umat muslim diberi...
- Minggu, 30 Maret 2025
- 0
-
Wagub Sulbar Salim S Mengga Serahkan LKPJ 2024 ke DPRD
MAMUJU — Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat , Salim S...
- Sabtu, 29 Maret 2025
- 0
-
Kolaborasi Pemprov dan Pemkab Mamuju, Laksanakan Salat Idul Ftri di Anjungan Manakarra
MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kolaborasi Pemkab Mamuju bakal...
- Jumat, 28 Maret 2025
- 0
-
Gubernur Sulbar Serahkan Laporan Keuangan ke BPK
MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat beserta empat Pemerintah Kabupaten...
- Kamis, 27 Maret 2025
- 0
-
Buka Puasa Bersama KAHMI, Plh Sekprov Sulbar Harap Sinergi dengan Pemprov
MAMUJU – Pelaksana Harian Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat , Herdin...
- Rabu, 26 Maret 2025
- 0
-
Pemprov dan DPRD Sulbar Dorong Konten Kreator Hadirkan Konten Edukatif
MAMUJU — Plh Sekda Provinsi Sulbar , Herdin Ismail. membuka...
- Sabtu, 22 Maret 2025
- 0
-
Gubernur Sulbar Buka Puasa Bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno, Bicara Ekonomi hingga Keamanan
Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat , Suhardi Duka menggelar buka...
- Jumat, 21 Maret 2025
- 0
-
Safari Ramadan di Polman, SDK-JSM Bahas TPA hingga Bantuan BPJS dan Rp15 Miliar untuk Kakao
POLMAN — Gubernur Sulawesi Barat , Suhardi Duka melanjutkan safari...
- Selasa, 18 Maret 2025
- 0
-
Safari Ramadhan di Majene, Wagub Salim S Mengga Sampaikan Lima Panca Daya
MAJENE – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga melaksanakan...
- Kamis, 13 Maret 2025
- 0
0 comments