Hari Keempat Pra-Evaluasi PEKPPP 2026: Tim Intensifkan Pendampingan, Sasar Enam Lokus Layanan

By on Minggu, 8 Maret 2026

Mamuju – Pelaksanaan Pra-Evaluasi Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2026 memasuki hari keempat. Tim Evaluator gabungan Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Inspektorat dan BKPSDM melakukan kunjungan intensif ke enam Organisasi Penyelenggara Pelayanan (OPP), Jumat 6 Maret 2026.

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan bukti dukung dan peningkatan kualitas pelayanan prima di OPP sebelum evaluasi utama dilaksanakan.

Evaluasi Pelayanan Publik yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas, sesuai Misi Kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Kabag Tatalaksana dan Pelayanan Publik Subuki menjelaskan, hari ke empat Pra-Evaluasi PEKPPP menyasar enam Lokus OPP yaitu UPTD PPA , BKPSDM, Disdikbud, Dinas Perpusip, UPTD Samsat Mamuju dan Biro Organisasi. Tim Evaluasi fokus pada 6 aspek yang terdiri atas evaluasi 30 indikator dan rekomendasi hasil evaluasi tahun 2025 menjadi sasaran upaya perbaikan.

‘’Kami dari Biro Organisasi terus melakukan pendampingan bagi OPP untuk melakukan perbaikan dengan mengacu pada hasil evalusai di tahun 2025,’’ terang Subuki yang juga sebagai Ketua Tim Evaluasi.

Menurut Subuki, salah satu fokus Tim Evaluasi adalah peningkatan aksesibilitas bagi kelompok rentan dan responsivitas terhadap pengaduan masyarakat. Tim evaluator mendorong seluruh OPP untuk memaksimalkan penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan.

Baharuddin, salah seorang anggota Tim Evaluasi mengungkapkan kendala yang kerap ditemui yang menyebabkan capaian nilai rendah bagi OPP adalah minimnya perhatian pimpinan dalam memberi atensi terkait pemenuhan aspek pelayanan publik.
‘’Kurangnya respons pimpinan OPP dalam memberikan instruksi kepada bawahan, sehingga bawahan juga terkesan cuek dan asal kerja dalam berupaya memenuhi evidence aspek yang dinilai dalam PEKPPP ini,’’ ungkap Bahar.

Beberapa OPP yang telah dipantau berharap Biro Organisasi senantiasa memberi pendampingan dan bimibingan secara berkala dalam pemenuhan aspek penilaian evaluasi pelayanan publik. (Rls)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *