Sawit Bangkit, PAD Meningkat! Bapenda Sulbar Dalami Program PSR dan Skema BPDP bersama Ditjen Perbendaharaan Sulbar

By on Jumat, 10 April 2026

Mamuju — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan sektor strategis, khususnya perkebunan kelapa sawit.

 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Sosialisasi Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Program Pengembangan Sarana dan Prasarana yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Barat, bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

 

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid pada Rabu, 8 April 2026, pukul 15.00 WITA tersebut dipusatkan di Aula Lantai 3 Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju, dan diikuti oleh para pemangku kepentingan, termasuk kepala Bapenda serta kepala dinas perkebunan se-Sulawesi Barat.

 

Hadir mewakili Bapenda Sulbar, Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Muh. Saleh, yang turut mengikuti pembahasan strategis terkait optimalisasi program PSR serta pemanfaatan skema pendanaan dari BPDP.

 

Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa sektor sawit merupakan salah satu potensi unggulan daerah yang perlu dikelola secara maksimal dan berkelanjutan.

 

“Program PSR dan dukungan sarana prasarana dari BPDP menjadi peluang besar untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat. Jika dimanfaatkan secara optimal, tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani sekaligus mendongkrak PAD daerah,” ujarnya.

 

Dalam forum tersebut, Bapenda Sulbar juga mendalami berbagai aspek penting, mulai dari mekanisme pengajuan program PSR, skema pembiayaan, hingga peluang integrasi data guna mendukung optimalisasi penerimaan daerah dari sektor perkebunan.

 

Selain itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam memastikan implementasi program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya konkret dalam mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

 

Dengan penguatan sektor sawit melalui program PSR dan dukungan BPDP, Bapenda Sulbar optimistis mampu membuka ruang peningkatan penerimaan daerah secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing di Sulawesi Barat.

 

Ke depan, Bapenda Sulbar akan terus mengawal dan mengoptimalkan potensi sektor unggulan daerah, termasuk perkebunan kelapa sawit, sebagai salah satu pilar penting dalam mendukung kemandirian fiskal daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Rls)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *